RADAR SURABAYA BISNIS – Kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 Juli 2026, pergerakan turis lokal telah mencapai 523,22 juta perjalanan terhitung sejak Januari hingga Mei 2026.
Capaian tersebut telah menyentuh 44,34 persen dari total target pergerakan wisnus tahun 2026 yang dipatok sebesar 1,18 miliar perjalanan. Pemerintah terus memacu tren ini sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Pemprov Jatim Kebut Pembangunan 5.600 Koperasi Merah Putih, 530 Unit Mulai Layani Warga
Dari ratusan juta pergerakan tersebut, tiga provinsi di Pulau Jawa mendominasi daftar tujuan wisata favorit. Jawa Barat menempati posisi puncak dengan mencatatkan 93,45 juta perjalanan.
Posisi kedua disusul oleh Jawa Timur dengan 87,03 juta perjalanan, dan Jawa Tengah di tempat ketiga dengan 70,69 juta perjalanan.
Demi memastikan target 1,18 miliar perjalanan tercapai hingga akhir tahun, sejumlah langkah strategis terus digencarkan. Upaya tersebut meliputi optimalisasi promosi wisata lokal—khususnya pada momentum libur sekolah dan akhir tahun—serta penyediaan diskon transportasi.
Faktor kebersihan, kesehatan, dan keselamatan di destinasi wisata juga menjadi prioritas. Selain itu, pemerintah menggandeng sektor ritel dan pusat perbelanjaan guna mendorong tingkat konsumsi para wisatawan.
Juru Bicara Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, menegaskan bahwa peningkatan pergerakan turis lokal membawa dampak ganda yang signifikan.
Lonjakan ini menyumbang pundi-pundi pendapatan daerah dan menaikkan omzet pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan wisata.
Baca Juga: Ucapkan Selamat Tinggal Internet Lelet, 3 Operator Berebut Frekuensi Baru Komdigi
"Selain memperkuat ekonomi nasional, mengurangi arus keluar devisa, dan mendukung UMKM, ini juga mendorong pemerataan manfaat ekonomi pariwisata hingga ke berbagai daerah," jelas Nia.
Dengan perputaran ekonomi yang terjadi di daerah tujuan wisata, diharapkan kesejahteraan masyarakat lokal dapat meningkat seiring dengan pulihnya sektor pariwisata domestik.
Baca Juga: Siapkan Lebih Banyak Pendidik Profesional, Seleksi PPG Calon Guru 2026 Resmi Dibuka
Editor : Hany Akasah