radarsurabayabisnis.id - Aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak pada operasional sejumlah bandara dan ikut mengganggu konektivitas penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.
Hingga Senin (7/9) pukul 09.30 WIB, tercatat 12 penerbangan di Bandara Juanda mengalami pembatalan atau cancel flight. Rinciannya, lima penerbangan kedatangan dan tujuh penerbangan keberangkatan.
Baca Juga: Siapkan Rp3,7 Miliar, Frontage Road Buduran Segera Dibangun Lagi
General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir mengatakan, pembatalan tersebut merupakan dampak berantai dari penutupan operasional sejumlah bandara akibat aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau.
"Sehubungan dengan aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau yang berdampak pada operasional sejumlah bandara di sekitar wilayah tersebut, hingga Senin terdapat empat bandara yang masih mengalami penutupan operasional," kata Muhammad Tohir.
Empat Bandara Masih Tutup
Empat bandara yang masih mengalami penutupan operasional tersebut yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Radin Inten II, dan Bandara Husein Sastranegara.
Dampaknya ikut terasa di Bandara Juanda karena sejumlah penerbangan yang memiliki keterkaitan dengan bandara-bandara tersebut harus dibatalkan.
Untuk penerbangan kedatangan, pembatalan antara lain terjadi pada Batik Air 7511 rute Halim Perdanakusuma-Juanda, Garuda Indonesia 304 dan Batik Air 6572 rute Soekarno-Hatta-Juanda, Batik Air 7513 rute Halim Perdanakusuma-Juanda, serta Lion Air 690 rute Soekarno-Hatta-Juanda.
Baca Juga: 8 Bandara Ditutup Imbas Erupsi Anak Krakatau, Ini Solusi bagi Penumpang
Sementara itu, tujuh penerbangan keberangkatan yang dibatalkan yakni Batik Air 6391, Batik Air 7508, Garuda Indonesia 305, Batik Air 7510, Lion Air 693, Garuda Indonesia 323, serta Batik Air 6573.
Penumpang Terdampak Dapat Layanan Pemulihan
Pihak Bandara Juanda terus memantau perkembangan kondisi operasional dan berkoordinasi dengan maskapai serta stakeholder terkait.
"Bandara Internasional Juanda terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi secara intensif bersama maskapai serta seluruh stakeholder terkait untuk memastikan penyesuaian operasional dapat ditangani dengan baik dan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal," ujarnya.
Bagi penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan, bandara menyediakan layanan pemulihan berupa makanan ringan dan minuman.
Personel Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service juga disiagakan untuk membantu memberikan informasi serta mengarahkan penumpang selama berada di terminal.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk terus memantau status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing serta mengikuti informasi dan arahan petugas selama berada di area terminal," jelasnya.
Juanda Disiapkan Beroperasi 24 Jam
Sebagai salah satu bandara alternatif, Bandara Internasional Juanda juga akan melayani penerbangan selama 24 jam. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran operasional dan konektivitas pengguna jasa selama kondisi ini berlangsung.
Tohir menegaskan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas dalam setiap penyesuaian operasional penerbangan.
"Bandara Internasional Juanda bersama seluruh stakeholder terkait berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa, serta memastikan pelayanan tetap diberikan secara optimal selama berlangsungnya penyesuaian operasional penerbangan," pungkasnya.
Editor : Hany AkasahSumber : radar sidoarjo