Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Bank Jatim Kini Kelola Gaji 368 Ribu ASN Senilai Rp1,5 Triliun per Bulan

Mus Purmadani • Senin, 6 Juli 2026 | 15:03 WIB
KERJASAMA : PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperkuat kemitraan dengan BKD Provinsi Jawa Timur serta BKD/BKPSDM/BKPP/BKPSDA di 38 kabupaten/kota.
KERJASAMA : PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperkuat kemitraan dengan BKD Provinsi Jawa Timur serta BKD/BKPSDM/BKPP/BKPSDA di 38 kabupaten/kota.

radarsurabayabisnis.id - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperkuat kerja sama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur serta BKD/BKPSDM/BKPP/BKPSDA di 38 kabupaten dan kota. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan layanan perbankan bagi aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mempercepat transformasi digital pelayanan publik.

Penguatan sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar serentak di Banyuwangi, Kamis (3/7).

Baca Juga: Borong Tujuh Penghargaan di Infobank 2026, Bank Jatim Tegaskan Konsistensi Layanan Prima

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono, Direktur Ritel dan Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo, Kepala BKD Provinsi Jawa Timur Indah Wahyuni, jajaran kepala BKD/BKPSDM/BKPP/BKPSDA se-Jawa Timur, serta disaksikan Kepala Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Soni Sultana.

Bank Jatim Kelola Payroll 368 Ribu ASN

Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan kelembagaan dengan pemerintah daerah sekaligus mempertahankan posisi Bank Jatim sebagai mitra utama layanan keuangan ASN.

Menurut Arief, segmen ASN masih menjadi salah satu tulang punggung bisnis perseroan.

Saat ini Bank Jatim mengelola sekitar 368 ribu ASN dengan nilai payroll mencapai Rp1,5 triliun setiap bulan.

Besarnya potensi tersebut mendorong perusahaan memperkuat dasar hukum kerja sama, terutama menjelang penerapan kebijakan single salary ASN yang diperkirakan akan mengubah pola pengelolaan penggajian sekaligus meningkatkan persaingan antarperbankan.

Baca Juga: Komisaris Bank Jatim Masuk Jajaran Pengurus Nasional, Munas 2026 Sepakati Transformasi Digital BPD Se-Indonesia

"Seiring rencana implementasi kebijakan single salary, diperlukan penguatan kerja sama yang memiliki landasan hukum lebih komprehensif agar layanan kepada ASN tetap optimal," ujar Arief.

Layanan Digital ASN Makin Terintegrasi

Melalui kerja sama tersebut, Bank Jatim dan BKD di seluruh kabupaten/kota menyepakati berbagai ruang lingkup layanan.

Kerja sama mencakup penyaluran gaji, tunjangan, tambahan penghasilan ASN, penyediaan fasilitas kredit, integrasi data kepegawaian melalui sistem host to host, hingga layanan digital seperti kartu ATM/debit, mobile banking, co-branding card, serta berbagai produk perbankan lainnya.

Selain itu, sinergi juga mencakup peningkatan kapasitas ASN, pembiayaan pendidikan, penempatan dana pemerintah daerah, hingga berbagai layanan keuangan lainnya.

Permudah ASN Akses Pembiayaan

Direktur Ritel dan Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo menjelaskan integrasi layanan tersebut akan menciptakan sistem pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan akurat.

Menurutnya, pemanfaatan sistem host to host memungkinkan proses layanan menjadi lebih terintegrasi sekaligus mendukung pengembangan program pre-approved credit, sehingga ASN dapat memperoleh akses pembiayaan dengan lebih mudah.

"Melalui integrasi data berbasis sistem host to host, kami dapat menghadirkan layanan yang lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran, termasuk pengembangan program pre-approved credit yang semakin memudahkan ASN memperoleh akses pembiayaan," kata Tonny.

Perkuat Daya Saing Bank Jatim

Bank Jatim menargetkan kerja sama tersebut mampu membangun kemitraan yang memiliki standar hukum yang sama di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Selain meningkatkan kualitas layanan kepada ASN, kerja sama tersebut juga diharapkan dapat mengoptimalkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), menjaga kualitas portofolio kredit konsumer ASN, serta memperkuat daya saing Bank Jatim di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif.

Editor : Hany Akasah
#gaji ASN #payroll bank jatim #ASN jawa timur #bank jatim