Tren Ekspor Pakan Hewan Naik, Mendag Yakin Produk Lokal Mampu Bersaing di Kancah Global

Hany Akasah • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 18:04 WIB
Mendag Budi Santoso resmi meluncurkan pet food lokal Cat
Mendag Budi Santoso resmi meluncurkan pet food lokal Cat's Favour di IIPE 2026, Tangerang.

RADAR SURABAYA BISNIS – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mendorong para produsen pakan hewan peliharaan (pet food) lokal untuk terus meningkatkan daya saing agar mampu menguasai pasar domestik sekaligus menembus pasar ekspor.

Dukungan tersebut disampaikan Mendag saat menghadiri peluncuran merek makanan kucing premium lokal, Cat's Favour, yang diproduksi oleh EVO Group. 

Acara ini berlangsung di tengah pameran Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada Sabtu (5/9/2026).

Baca Juga: Boga Bahari RI Raup Rp3,49 Triliun di Jepang, Tuna dan Gurita Paling Laris

“Pasar domestik untuk pakan hewan peliharaan sangat besar dan kami dorong produsen lokal untuk memasuki pasar ini dengan lebih optimal. Contohnya seperti EVO Group, produknya tidak kalah dengan yang impor,” ujar Mendag Budi Santoso, didampingi oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi.

Menurut Mendag, peningkatan daya saing tidak hanya akan memperkuat posisi di dalam negeri, tetapi juga membuka peluang ekspor yang lebih lebar. 

Terlebih lagi, Indonesia memiliki berbagai perjanjian dagang strategis dengan negara mitra, salah satunya Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) yang dijadwalkan rampung tahun ini.

Baca Juga: Meroket, Posisi Klasemen Aldi Satya Mahendra Naik Tajam Dua Tingkat di World Supersport

Dalam kesempatan yang sama, Chief Marketing Officer EVO Group, Dimas Baskoro, menegaskan komitmen perusahaannya untuk menghadirkan inovasi pakan hewan yang memenuhi kualitas standar internasional.

Cat's Favour, yang didistribusikan oleh PT Evo Continental Trade (EVOCAT), diformulasikan dengan panduan nutrisi ketat dari European Pet Food Industry Federation (FEDIAF) dan Association of American Feed Control Officials (AAFCO).

“Kami melihat antusiasme masyarakat terhadap pakan hewan peliharaan terus berkembang. Melalui Cat's Favour, kami ingin menunjukkan produk yang dikembangkan dan diproduksi di Indonesia mampu bersaing dan menjadi pilihan konsumen di pasar global,” jelas Dimas.

Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN DAMRI September 2026 untuk Lulusan S1, Cek Syaratnya!

Selain meluncurkan produk premium, EVO Group juga berambisi memecahkan rekor dunia Guinness World Records untuk kategori "Most Halal Certified Pet Food Sold in 8 Hours" pada Minggu (6/9/2026). Perusahaan menargetkan penjualan 10.000 kemasan pouch kepada 5.000 pengunjung pameran hanya dalam waktu delapan jam.

Industri pet food Indonesia saat ini menunjukkan tren yang sangat menjanjikan. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, kinerja ekspor produk pakan hewan peliharaan mencatatkan tren positif dengan pertumbuhan sebesar 31,98 persen pada periode 2021–2025.

Pada tahun 2025, nilai ekspor segmen ini sukses menembus USD 8,66 juta dengan negara tujuan utama seperti India, Malaysia, Jepang, Filipina, dan Hong Kong. Sementara itu, pada periode Januari–Juni 2026, ekspor pakan hewan peliharaan Indonesia telah tercatat sebesar USD 3,43 juta.

Baca Juga: Prabowo Lepas Kontingen Asian Games 2026, Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Medali Emas

Meskipun secara global Indonesia masih berada di peringkat ke-59 sebagai pemasok pakan hewan dengan pangsa pasar 0,03 persen, tren positif ini membuktikan bahwa ruang pertumbuhan bagi produk lokal masih sangat terbuka lebar.

Editor : Hany Akasah
Sumber : radar surabaya bisnis
pet food pakan ternak mendag budi santoso ekspor