Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Pemerintah Perkuat KEK Singhasari, Gandeng Kampus Top India Cetak SDM Unggul

Hany Akasah • Selasa, 7 Juli 2026 | 18:24 WIB
KEK Singhasari resmi bekerja sama dengan IIM Bangalore untuk mengembangkan SDM berdaya saing global
KEK Singhasari resmi bekerja sama dengan IIM Bangalore untuk mengembangkan SDM berdaya saing global

radarsurabayabisnis.id - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari semakin memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) berkelas internasional. Langkah tersebut diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan Indian Institute of Management (IIM) Bangalore yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mentransformasi KEK agar tidak hanya berfungsi sebagai kawasan investasi dan industri, tetapi juga berkembang menjadi pusat pendidikan, riset, inovasi, serta pengembangan talenta yang mampu bersaing di tingkat global.

Baca Juga: Tembus Rp6.744 Triliun, Kawasan Industri RI Makin Menggeliat dan Serap Jutaan Pekerja

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengatakan penguatan kualitas SDM menjadi fondasi utama dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

"Indonesia telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang membutuhkan investasi lebih besar, produktivitas lebih tinggi, inovasi yang semakin kuat, serta sumber daya manusia yang berdaya saing global," ujarnya.

Menurut Susiwijono, target tersebut hanya dapat dicapai melalui peningkatan investasi, produktivitas, inovasi yang berkelanjutan, serta ketersediaan tenaga kerja dengan kompetensi internasional.

Karena itu, pemerintah terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri guna membangun ekosistem pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan masa depan.

Ia menegaskan sinergi tersebut sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan transformasi digital sebagai prioritas pembangunan.

Baca Juga: Koperasi Bakal Masuk Industri Sawit, Petani Kelola Pabrik CPO hingga Produksi Minyak Goreng

Kerja sama antara KEK Singhasari dan IIM Bangalore juga melengkapi berbagai kolaborasi Indonesia dan India yang sebelumnya telah dikembangkan di kawasan tersebut. Beberapa di antaranya adalah Cyber Defense Academy serta Mumbai–Malang Creative Tech Corridor yang berfokus pada pengembangan teknologi digital dan ekonomi kreatif.

Kemitraan ini sekaligus memperkuat hubungan strategis Indonesia dan India yang terus berkembang di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, pendidikan, hingga teknologi.

Pada 2025, nilai perdagangan bilateral Indonesia dan India tercatat mencapai 23,2 miliar dolar AS. Sementara sepanjang Januari hingga April 2026, nilainya telah menembus 7,9 miliar dolar AS, menunjukkan hubungan ekonomi kedua negara yang terus mengalami peningkatan.

Pemerintah optimistis kerja sama antara KEK Singhasari dan IIM Bangalore akan menjadi tonggak penting dalam mencetak SDM unggul yang siap menghadapi persaingan global. Selain memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang terhubung dengan kebutuhan industri, kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dan peluang ekonomi baru.

Melalui transformasi tersebut, KEK Singhasari diharapkan tidak hanya menjadi magnet investasi, tetapi juga berkembang sebagai pusat lahirnya talenta berkualitas yang akan menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada masa depan.

Editor : Hany Akasah
#IMM bangalore #menko perekonomian #kawasan industri #kek singhasari