RADAR SURABAYA BISNIS – Gurih dan renyahnya rempeyek kacang selalu memiliki tempat spesial di hati masyarakat Indonesia, terutama menjelang momentum Lebaran.
Tak sekadar pelengkap makan soto atau pecel, camilan tradisional ini kini bertransformasi menjadi peluang bisnis rumahan yang menjanjikan dengan modal yang relatif terjangkau.
Salah satu rahasia dapur yang kini mulai dilirik para pelaku UMKM adalah penggunaan santan sebagai pengganti air dalam adonan.
Uji Isniatun (53), seorang ibu rumah tangga yang telah bertahun-tahun mempraktikkan resep warisan keluarga, mengungkapkan bahwa sentuhan santan memberikan keunggulan kompetitif pada produknya: lebih gurih, tekstur lebih tipis, dan kerenyahan yang bertahan lebih lama.
Peluang Pasar dan Strategi "Home-Made"
Bisnis rempeyek memiliki loyalitas pasar yang tinggi. Berawal dari pesanan tetangga sekitar, potensi ekonomi kreatif ini bisa merambah ke pasar yang lebih luas melalui optimalisasi kualitas produk.
“Kunci utama dalam bisnis camilan adalah konsistensi. Jika adonan tepat dan suhu minyak terjaga, rempeyek tidak akan keras dan tidak cepat tengik,” ujar Uji sebagaimana dikutip dari laman Liputan6.
Untuk memulai bisnis ini, pelaku usaha perlu memperhatikan empat pilar utama:
1. Kualitas Bahan: Penggunaan santan segar dibanding santan instan untuk aroma yang lebih kuat.
2. Teknik Penggorengan: Menggunakan wajan datar dengan suhu api sedang agar matang merata.
3. Inovasi Varian: Selain kacang tanah, variasi seperti teri, udang, atau daun bayam dapat meningkatkan nilai jual.
4. Pengemasan (Packaging): Penggunaan toples kedap udara atau plastik pouch tebal untuk menjaga kualitas produk hingga 3 minggu.
Estimasi Skala Produksi
Dalam skala produksi menengah, penggunaan 2 kilogram tepung beras dapat menghasilkan sekitar 4 kilogram rempeyek siap jual.
Dengan manajemen modal yang tepat pada bahan baku seperti tepung, kacang, dan bumbu dapur (ketumbar, kencur, bawang putih), margin keuntungan dari bisnis "kriuk" ini tergolong cukup tebal bagi pemula di sektor kuliner.
Menjelang Idul Fitri, permintaan pasar terhadap rempeyek biasanya meningkat drastis. Bagi Anda yang mencari ide bisnis dari dapur sendiri, rempeyek kacang santan ini bisa menjadi pilihan tepat untuk memulai langkah sebagai mompreneur.
Editor : Hany Akasah