Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Sukses Koneksikan Jalan Tunjungan dan Kota Lama, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Raih Penghargaan CIEP Medal of Distinction 2024 dari MarkPlus

Nofilawati Anisa • Jumat, 23 Agustus 2024 | 01:23 WIB
SEMANGAT: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima penghargaan CIEP Medal of Distinction 2024 dari MarkPlus Institute yang diserahkan dalam perhelatan- Indonesia Marketing Festival  (IMF) 2024.
SEMANGAT: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima penghargaan CIEP Medal of Distinction 2024 dari MarkPlus Institute yang diserahkan dalam perhelatan- Indonesia Marketing Festival (IMF) 2024.

RADAR SURABAYA BISNIS - Indonesia Marketing Festival (IMF) 2024 berakhir di Surabaya, hari ini, Kamis (22/8), di Hotel Westin.

Sejumlah instansi, baik itu dari pihak pemerintahan hingga swasta mendapat penghargaan dari MarkPlus Institute, lantaran dinilai berhasil berkembang dengan terus memperbarui inovasinya.

Dalam kesempatan itu, sejumlah penerima penghargaan dari pihak pemerintah seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dan sejumlah instansi pemerintahan Mojokerto.

Selain dari aspek pemerintahan, MarkPlus Institute juga memberikan penghargaan pada pihak perindustrian.

Beberapa di antaranya adalag BRI Regional Office, PT FIF Grup, lalu JnT Express.

Ada pula kategori Korporat Entrepreneur Marketing Award, seperti PT Petrokimia Gresik, Bank Mandiri Region VIIII, PT Jamu Iboe Jaya, dan PT Mitra Pinasthika Mustika (MPM).

Selain penghargaan tersebut, MarkPlus Institute juga memberikan penghargaan pada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yakni CIEP Medal of Distinction.

Founder and Chairman MarkPlus Hermawan Kartajaya mengungkapkan, penghargaan yang diberikan pada Eri Cahyadi itu merupakan penghargaan tertinggi dari MarkPlus Institute.

Dia mengutarakan kalau yang berhasil mendapatkan medali itu di Indonesia baru tiga orang. Salah satunya adalah Eri Cahyadi.

"Beliau itu memang kelihatan. CIEL itu adalah creative, innovative, entrepreneur, leader. Creative innovative-nya itu terlihat dari pembuatan kawasan Kota Lama itu. Dia berhasil membuat destinasi dari Kota Lama hingga Tunjungan itu terkoneksi," kata Hermawan.

Dia juga menawarkan, jika memang Eri ingin menggali lebih lagi mengenai potensi dari Kota Lama ini, dia siap untuk menyambungkan dengan pihak Praha dari negara Ceko.

Dari situ, kata Hermawan, Pemkot Surabaya bisa banyak belajar, bagaimana caranya mengelola dan menggali potensi-potensi pengembangan dari Kota Lama.

"Kalau entrepreneur leader itu, Pak Eri ini dengan caranya sendiri bisa berani melakukan seperti pengembangan industri cafe. Itu makin banyak. Dulu gak ada. Lalu stunting itu turun terendah itu tidak gampang. Capaian-capaian yang diperoleh oleh Pak Eri ini memang luar biasa dan tidak terduga," ucapnya.

Lebih jauh Hermawan menjelaskan, saat ini fenomena politik sedang tidak menentu.

Hal ini yang kemudian kenapa dia mengangkat tema Pilot Marketing Flying in Turbulence.

Fenomena politik ini bisa sangat berdampak pada perkembangan dunia marketing.

"AI atau kemajuan teknologi itu hanya sebagai co pilot. Kita sebagai pilot jangan tergantung pada AI. Goals dari kegiatan ini adalah bagaimana warga kota Surabaya bisa lebih update dan berkembang di tengah fenomena politik saat ini. Kalau nanti 2025 kita sudah melewati turbulence, maka suasana pun akan berubah," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Eri bersyukur dan bangga atas capaian Pemkot Surabaya.

Sebab, penghargaan CIEL Medal of Distinction 2024 itu menjadi motivasi untuk keberlanjutan Kota Surabaya.

“Alhamdulilah ini di luar dugaan saya, MarkPlus memberikan untuk pribadi. Baru untuk tiga orang, pertama untuk Pak Kapolri, kedua Gubernur Sulawesi Utara, dan ketiga adalah saya. Tadi saya sempat kaget juga, disampaikan beliau (Hermawan Kartajaya), apa yang kita kerjakan mendapat sorotan dan perhatian,” kata Eri.

Dia mengungkapkan, ilmu marketing yang dipelajarinya memberi sumbangsih yang cukup signifikan dalam pelayanan publik di Pemkot Surabaya.

“Stunting turun, dan kemiskinan turun. Maka kita harus selalu kreatif dan inovatif, serta memiliki jiwa entrepreneur dan leadership. Terima kasih, ini menambahkan semangat Pemkot Surabaya untuk masyarakat,” ujarnya. (dim/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Indonesia Marketing Festival 2024 #jalan tunjungan #CIEP Medal of Distinction 2024 #markplus #hermawan kartajaya #eri cahyadi #wali kota surabaya #kota lama #pemkot surabaya #MarkPlus Institute