Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Lalu Lintas Angkutan Lebaran di JatimTahun Ini Turun 14,74 Persen

Mus Purmadani • Sabtu, 5 April 2025 | 00:23 WIB

SERIUS: Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak memantau pergerakan Angkutan Lebaran 2025 di kantor Dishub Jatim, Kamis (3/4/2025).
SERIUS: Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak memantau pergerakan Angkutan Lebaran 2025 di kantor Dishub Jatim, Kamis (3/4/2025).


RADAR SURABAYA BISNIS - Memasuki hari keempat Lebaran, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memantau arus mudik libur Lebaran di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Jalan A Yani Surabaya, Kamis (3/4/2025).

Didampingi oleh Plt Sekretaris Dinas Perhubungan Jawa Timur Joko Pitoyo, Wagub Emil memeriksa evaluasi arus mudik melalui Jatim Transportation Control Center (JTCC).

Di sana, Emil memantau CCTV yang terbagi pada empat bidang yakni lalu lintas, angkutan jalan, pelabuhan, dan bandar udara.

"Kita memantau meningkatnya aktivitas dan kesi ukan di terminal, pelabuhan, stasiun kereta, dan juga di jalur darat. Di sini kita bisa lihat kalau semuanya terpantau dengan menggunakan CCTV. Kita juga bisa langsung tahu jika ada jalan provinsi yang perlintasannya perlu dibenahi. Jadi bagus sekali," katanya.

Emil menerangkan, puncak lalu lintas kendaraan terjadi di H+2 lebaran atau 1 April 2025 dengan jumlah mencapai 573.405 kendaraan.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, H-7 hingga H+2 untuk lalu lintas kendaraan untuk Angkutan Lebaran 2025 turun 14,74 persen atau 4.260.480 dari yang sebelumnya 4.997.316.

Sementara puncak penumpang angkutan bus terjadi di H-2 atau 29 Maret 2025 sebesar 187.580 penumpang.

Tahun ini, pemudik yang menggunakan bus turun 4,07 persen dari 2024.

Untuk moda kereta api, puncak penumpang terjadi pada H2 atau 1 April 2025 sebesar 179.645 penumpang.

Dimana ini naik menjadi 1.389.178 penumpang atau 5,47 persen dari tahun lalu.

"Kalau untuk penumpang angkutan laut, puncak mudik terjadi di H-7 atau 24 Maret kemarin. Akumulasi dari H-10 ke H2 mencapai 119,105 pnp. Untuk udara, akumulasi penerbangan mencapai 3.361 flights, puncaknya di H-3 lebaran," ujarnya.

Tidak berhenti sampai di sana, Emil menyebut bahwa pemerintah harus tetap fokus menyambut arus balik.

Untuk itu, dibutuhkan kesiapsiagaan dan sinergitas dari semua orang yang terlibat.

"Sekarang teman-teman akan fokus mengawal proses arus balik. Contohnya penyeberangan laut seperti Raas ke Jangkar. Hari ini memang terlihat sepi, tapi diprediksi nanti sore sudah mulai ada pemudik yang berdatangan," tuturnya.

Lebih lanjut, untuk staf-staf dan mereka yang melewati lebaran dengan tetap bekerja, Emil menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.

Ia mengatakan, apa yang mereka korbankan merupakan bagian dari tugas mulia untuk masyarakat Jawa Timur.

"Sebenarnya kedatangan hari ini juga untuk menyemangati teman-teman Dishub. Mereka berlebaran, tapi tidak libur. Mereka lebaran di kantor dan bekerja untuk melayani masyarakat. Saya menyapa sekalian membawa kue dari UMKM. Jadi mereka bisa mengisi waktu sambil ngemil. Terima kasih banyak untuk teman-teman yang sudah tetap bertugas. Semoga apa yang kita lakukan bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," harapnya. (mus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Angkutan Lebaran 2025 #wagub jatim #emil elestianto dardak #Jatim Transportation Control Center #dishub jatim