Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Naik Bus Trans Jatim Bikin Hemat Pengeluaran Transportasi Penggunanya hingga 50 Persen

Mus Purmadani • Jumat, 10 Mei 2024 | 16:48 WIB
Bus Trans Jatim menjadi transportasi massal yang nyaman dan murah.
Bus Trans Jatim menjadi transportasi massal yang nyaman dan murah.

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) – Masifnya transportasi massal yang diinisiasi pemerintah daerah dikalim membawa banyak dampak positif.

Selain mengurangi beban jalan dari kendaraan pribadi dan menekan polusi, transportasi massal juga mampu menurunkan pengeluaran transportasi dari penggunanya.

Salah satunya yakni Bus Trans Jatim yang disebut-sebut mampu menurunkan pengeluaran transportasi dari penggunanya mencapai 50 persen.

Wakil Ketua Bidang Penguatan dan Pengembangan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menuturkan, meskipun antusiasme masyarakat untuk naik bus ini cukup besar, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan

"Terutama terkait konsistensi dalam pelayanan. Biaya naik bus memang murah. Namun pelayanan Trans Jatim harus tetap diprioritaskan," jelasnya, Kamis (9/5).
Pengoperasian Bus Trans Jatim tidak boleh terlalu banyak membebani APBD.

Menurutnya, Bus Trans Jatim merupakan angkutan yang berbasis aplikasi.

Sehingga perawatan dan peningkatan kualitas aplikasi harus menjadi perhatian penting.

"Tingkat kepuasan masyarakat harus tetap diperhatikan. Tujuannya agar transportasi diminati," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono mengatakan, pihaknya akan merilis fitur baru pada aplikasi Trans Jatim - Ajaib pada Agustus mendatang.

"Jadi jika kita sudah menginstal aplikasi ini pada Google Map akan ada notifikasi daerah-daerah rawan dan titik perlintasan kereta api tidak berpalang pintu. Ini tersambung secara otomatis kalau sudah download Trans Jatim - Ajaib. Jadi menggunakan aplikasi ini gak harus naik Bus Trans Jatim," jelasnya.

Nyono mengaku, juga akan merilis Bus Trans Jatim dengan tipe luxury.

Nantinya Luxury Trans Jatim ini diberlakukan untuk koridor I, karena load factor koridor ini sudah di atas 130 persen.

Nantinya Luxury Trans Jatim ini akan dikenakan tarif komersial sebesar Rp 20.000.

Menurutnya Luxury Trans Jatim ini menggunakan bus ukuran 3/4 hingga bus besar dengan fasilitas seperti bus patas.

"Tempat duduknya nyaman, penumpang tidak ada yang berdiri dan ada pramugarinya," katanya.

Menurut Nyono, subsidi yang ada pada koridor 1 akan ditarik dan dipindahkan ke koridor lain untuk peningkatan, tujuannya agar masyarakat Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan) mendapatkan layanan Trans Jatim secara merata.

Nyono mengatakan Luxury Trans Jatim akan dioperasikan pada jam-jam sibuk.

"Memang tujuannya menjaring masyarakat kalangan menengah ke atas. Jangan sampai subsidi yang kami berikan yakni dengan tarif Rp 5.000 ini diterima oleh pegawai di Gresik yang gajinya sudah Rp 10 juta ke atas,” katanya.

“Jadi yang 30 persen bus Trans Jatim koridor I dengan tarif Rp5000 ini tetap akan beroperasi pada jam-jam tidak sibuk, sehingga masyarakat kalangan menengah kebawah tetap bisa terlayani," pungkasnya. (mus/nur) 

Editor : Nurista Purnamasari
#Gerbangkertosusila #jawa timur #transportasi massal #bus Trans Jatim #masyarakat transportasi indonesia