Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Cadangan Devisa Indonesia di Bulan Oktober 2025 Naik USD 1,2 Miliar, Ini Penyebabnya

Nofilawati Anisa • Jumat, 7 November 2025 | 23:18 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

"Kenaikan ini terjadi di tengah kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.”

Ramdan Denny Prakoso
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI

RADAR SURABAYA BISNIS - Bank Indonesia (BI) mengumumkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2025 tercatat sebesar USD 149,9 miliar.

Jumlah ini meningkat USD 1,2 miliar bila dibandingkan posisi pada akhir September yang tercatat USD 148,7 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso menjelaskan, kenaikan posisi cadangan devisa tersebut antara lain bersumber dari penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa.

"Kenaikan ini terjadi di tengah kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi," jelas Denny dalam keterangan tertulis, Jumat (7/11/2025).

Denny menjelaskan, posisi cadangan devisa akhir Oktober setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor, atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

“Bank Indonesia menilai cadangan devisa ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” sambungnya.

Denny mengungkapkan, ke depan Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap kuat.

Didukung oleh prospek ekspor yang tetap terjaga serta arus masuk penanaman modal asing yang diprakirakan terus berlanjut sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ungkap Denny. (ara/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#radar surabaya bisnis #bank indonesia #global bond #Oktober 2025 #cadangan devisa #ramdan denny prakoso