Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Gubernur Khofifah Bisa Tersenyum, Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur Kembali Salip Nasional

Mus Purmadani • Kamis, 6 November 2025 | 14:31 WIB
DAYA BELI: Suasana di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya.
DAYA BELI: Suasana di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya.

RADAR SURABAYA BISNIS – Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan yang mengarah pada peningkatan kapasitas produksi barang dan jasa.

Pertumbuhan ekonomi diukur dari peningkatan pendapatan nasional (seperti Produk Domestik Bruto atau PDB) dari waktu ke waktu.

Ini merupakan indikator keberhasilan pembangunan ekonomi suatu wilayah.

Pertumbuhan ekonomi nasional di triwulan III/2025 tercatat sebesar 5,04 persen.

Di periode yang sama, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur kembali mampu menyalip nasional.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat perekonomian provinsi yang dipimpin Gubernur Khofifah Indaar Parawansa Jawa Timur pada triwulan III/2025 menunjukkan kinerja positif.

Kepala BPS Jatim, Zulkipli, mengatakan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 867,39 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 518,12 triliun.

“Ekonomi Jawa Timur triwulan III/2025 terhadap triwulan II/2025 tumbuh 1,70 persen (q-to-q),” ujar Zulkipli.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada kategori Pengadaan Listrik dan Gas yang naik sebesar 9,18 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 5,25 persen.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (y-on-y), ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,22 persen.

Pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi terjadi pada kategori Jasa Perusahaan sebesar 9,89 persen, sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa yang meningkat 7,19 persen.

“Secara kumulatif hingga Triwulan III-2025, ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,15 persen,” kata Zulkipli, Rabu (5/11/2025).

Pertumbuhan tertinggi masih ditopang oleh Jasa Perusahaan yang meningkat 9,26 persen, serta dari sisi pengeluaran oleh Ekspor Barang dan Jasa yang tumbuh 7,00 persen.

Dari sisi struktur ekonomi, Industri Pengolahan masih menjadi sektor andalan Jawa Timur dengan kontribusi terbesar mencapai 31,16 persen terhadap total PDRB.

Sementara dari sisi pengeluaran, Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) mendominasi dengan kontribusi 59,86 persen.

Zulkipli menegaskan, capaian ini menunjukkan bahwa perekonomian Jawa Timur tetap solid di tengah ketidakpastian global.

“Pertumbuhan yang berkelanjutan ini menjadi bukti kuatnya struktur ekonomi Jawa Timur, terutama didukung sektor jasa dan industri pengolahan,” ujarnya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#bps #jawa timur #gubernur #triwulan iii #khofifah indar parawansa #radar surabaya bisnis #industri pengolahan #pertumbuhan ekonomi #PDRB