Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Daftar Lima Rumah Pompa Baru di Surabaya Yang Mulai Dilelang Tahun 2025

Dimas Mahendra • Kamis, 17 Juli 2025 | 14:31 WIB
INFRASTRUKTUR: Di Surabaya, rumah pompa menjadi bagian penting dari sistem drainase perkotaan untuk mengatasi masalah genangan air saat musim hujan.
INFRASTRUKTUR: Di Surabaya, rumah pompa menjadi bagian penting dari sistem drainase perkotaan untuk mengatasi masalah genangan air saat musim hujan.

RADAR SURABAYA BISNIS – Rumah pompa di Surabaya adalah fasilitas infrastruktur publik yang berfungsi untuk mengatur dan mengendalikan aliran air, terutama dalam upaya pencegahan banjir.

Rumah pompa ini dilengkapi dengan pompa-pompa yang akan memindahkan air dari wilayah yang lebih rendah atau rawan banjir ke tempat pembuangan akhir seperti sungai atau laut.

Di Surabaya, rumah pompa menjadi bagian penting dari sistem drainase perkotaan untuk mengatasi masalah genangan air saat musim hujan.

Surabaya, sebagai kota dengan dataran rendah, sangat rentan terhadap banjir.

Keberadaan rumah pompa menjadi sangat krusial dalam upaya penanggulangan banjir dan genangan air.

Beberapa rumah pompa yang ada di Surabaya, seperti Rumah Pompa Mbah Ratu, Rumah Pompa Kebon Agung, Rumah Pompa MERR, dan Rumah Pompa Gresikan, memiliki peran penting dalam sistem drainase perkotaan.

Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya meningkatkan kapasitas rumah pompa dan sistem drainase secara keseluruhan untuk mengurangi dampak banjir.

Dengan adanya rumah pompa, diharapkan Surabaya dapat lebih siap menghadapi musim hujan dan meminimalkan dampak banjir bagi masyarakat.

Tahun 2025 ini, lima proyek rumah pompa sudah memasuki tahap lelang.

Selain itu, ada lagi dua rumah pompa baru lainnya yang sudah selesai masa lelangnya.

Tahun ini, total ada tujuh titik pembangunan rumah pompa yang ditargetkan rampung. Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi mengaku, hal ini merupakan upaya serius pemerintah dalam menangani permasalahan banjir di Kota Pahlawan.

"Yang di Rungkut dan Karah malah sudah selesai proses lelangnya. Jadi dibangun tahun ini," ujar Syamsul saat dikonfirmasi, Rabu (16/7/2025).

Dia menjabarkan, lima rumah pompa yang kini tengah dilelang melalui laman LPSE Kota Surabaya antara lain Dukuh Menanggal dengan nilai anggaran Rp 13,7 miliar.

Kemudian ada juga rumah pompa di Margorejo yang dianggarkan senila Rp 10,5 miliar.

Selain itu, ada pula rumah pompa di Ketintang Madya dengan nilai anggaran Rp 10 miliar.
Lalu wilayah Tengger Kandang rencananya juga akan dibangun rumah pompa senilai Rp 4,8 miliar.

Kemudian yang terakhir titik pembangunan rumah pompa lainnya ada di Ahmad Yani dengan nilai anggaran Rp 9,7 miliar.

Total nilai pekerjaan dari lima proyek tersebut mencapai lebih dari Rp 48 miliar.

Syamsul menyampaikan, pembangunan rumah pompa tahun ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemkot Surabaya dalam memperkuat sistem drainase dan mempercepat aliran air di wilayah rawan genangan.

Setiap lokasi yang dipilih berdasarkan hasil evaluasi wilayah prioritas berdasarkan histori banjir dan ketersediaan sistem pendukung.

“Rumah pompa ini kami bangun di lokasi-lokasi yang memang dibutuhkan untuk memperkuat pengendalian banjir. Setiap titik memiliki urgensi yang berbeda, tapi semuanya prioritas,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa rumah pompa yang akan dibangun tidak hanya bertujuan mengurangi genangan saat musim hujan, tetapi juga meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan sekitarnya.

“Setelah rumah pompanya beroperasi, tentu akan berdampak pada kenyamanan warga dan efisiensi penanganan banjir secara keseluruhan,” ujarnya.

Dengan dimulainya proses lelang dan segera dimulainya konstruksi, Pemkot berharap seluruh rumah pompa dapat rampung tahun ini.

Syamsul memastikan bahwa pembangunan akan terus dikawal agar berjalan tepat waktu dan sesuai standar teknis. (dim/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#infrastruktur #sistem drainase #rumah pompa #lelang #musim hujan #Aliran Air #banjir #surabaya #genangan #Daftar #pengendalian