Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Dukung Swasembada Pangan, Produksi Jagung Jawa Timur Naik 10 Persen

Mus Purmadani • Senin, 25 Agustus 2025 | 12:20 WIB
PANEN: Produksi jagung tongkol Januari-Agustus 2025 sebanyak 5.023.792 ton atau naik 10 persen.
PANEN: Produksi jagung tongkol Januari-Agustus 2025 sebanyak 5.023.792 ton atau naik 10 persen.

RADAR SURABAYA BISNIS - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung program Presiden Prabowo untuk swasembada jagung.

Produksi jagung di Provinsi Jawa Timur tahun 2025 ini mengalami peningkatan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Heru Suseno kepada Radar Surabaya, Minggu (24/8).

Menurutnya luas panen jagung pada Januari - Agustus 2024 yakni 454.160 hektare.

Kemudian Januari - Agustus 2025 menjadi 500.017 hektare.

Ada peningkatan 45.857 hektare atau 10,10 persen.

"Untuk produksi jagung tongkol kering panen Januari-Agustus 2024 sebanyak 4.563.760 ton, kemudian Januari-Agustus 2025 sebanyak 5.023.792 ton. Ini meningkat 460.052 ton atau 10,08 persen," katanya.

Kemudian untuk produksi jagung pipil kering kadar air 28 persen Januari-Agustus 2024 sebanyak 3.453.406 ton.

Kemudian Januari-Agustus 2025 sebanyak 3.801.530 ton. Ini meningkat 348.124 ton atau 10,08 persen.

"Sedangkan produksi jagung pipil kering kadar air 14 persen Januari-Agustus 2024 sebanyak 2.552.937 ton, kemudian Januari-Agustus 2025 sebanyak 2.810.288 ton. Ini meningkat 257.351ton atau 10,08 persen," jelasnya.

Diketahui tahun 2025, Kementerian Pertanian (Kementan) fokus pada program peningkatan produksi seperti cetak sawah, optimalisasi lahan, pompanisasi, peningkatan potensi tanam bersama Kementerian PU.

"Hasilnya, produksi jagung nasional periode Januari–Juli 2025 menunjukkan peningkatan signifikan yakni 9,2 persen dibanding periode yang sama tahun 2024," jelas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#produksi #jawa timur #swasembada pangan #tahun 2025 #jagung #Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan #Heru Suseno