Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Bahlil Pastikan BBM dan Listrik di Jatim Aman saat Lebaran, Stok BBM untuk 15 Hari, LPG 23 Hari

Mus Purmadani • Rabu, 26 Maret 2025 | 11:58 WIB

 

DITIMBANG: Bahlil Lahadalia memastikan LPG 3 kg ditimbang dulu, saat mengunjungi distributor gas melon di Surabaya, Selasa (25/3/2025).
DITIMBANG: Bahlil Lahadalia memastikan LPG 3 kg ditimbang dulu, saat mengunjungi distributor gas melon di Surabaya, Selasa (25/3/2025).

RADAR SURABAYA BISNIS - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan, ketersediaan BBM di Pertamina tetap aman menjelang Lebaran.

Harga dan kualitas bahan bakar juga dipastikan tidak mengalami perubahan.

Bahlil mengungkapkan ia bersama jajaran kementerian dan Direktur Utama Pertamina telah melakukan pengecekan langsung di SPBU COCO Dr Soetomo, Surabaya, serta di beberapa wilayah lainnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa kualitas BBM tetap terjaga.

"Seluruh tim melakukan peninjauan lapangan khususnya di wilayah Jawa Timur. Kami sebelumnya menyampaikan bahwa kegiatan satgas ini mulai start dari Sulawesi Tenggara, Kalimantan, Jawa, Sumatera, hari ini di Jatim,” katanya, Selasa (25/3/2025).

Bahlil pun menyampaikan empat hal penting berkaitan dengan BBM menjelang Idulfitri.

Pertama, tentang ketersediaan BBM baik RON 90 92 maupun turbo untuk Jatim, tidak ada masalah karena cadangannya untuk 15 hari.

“Kedua, menyangkut LPG alhamdulillah juga tidak ada masalah. Itu cadangannya bisa sampai 23 hari dan harganya saya sudah cek di HET Rp 18.000 dengan satu tangki atau satu galon kalau kosong itu lima kilogram kalau ada isinya delapan kilogram,” paparnya.

"Ini adalah dampak dari penataan yang kita lakukan bersama-sama dengan Pertamina dan aparat penegak hukum. Saya ingin menyatakan bahwa, untuk menyangkut LPG kalau masih ada yang main-main kita proses secara aturan, kita proses secara hukum. Kita minta penegak hukum untuk melakukan tindakan keras terutama para oplosan-oplosan," jelasnya.

Bahlil juga menyampaikan menyangkut avtur untuk cadangan di Jatim dan untuk di beberapa wilayah jangkauan seperti di NTB maupun di Bali juga clear, tidak ada isu termasuk di NTT.

"Nah khusus menyangkut PLN untuk di wilayah Jatim, alhamdulillah itu kapasitas terbesar itu 10 GW pemakaian yang sekarang hanya 6,5 GW, tapi begitu di hari puncak hari raya itu akan turun menjadi 4,5 GW. Artinya cadangannya masih sekitar 50 persen. Nah pertanyaannya adalah bagaimana persiapan bahan bakar untuk PLN baik batu bara, gas, maupun solar ini rata-rata cadangannya di atas 20 hari. Jadi overall saya pikir tidak ada masalah. Transmisi juga kita sudah cek itu nggak ada masalah semuanya on," terangnya.

"Nah ada satu yang jadi antisipasi kami dari awal dengan PLN dan migas, yakni yang libur mudik memakai kendaraan listrik. Alhamdulillah atas kesiapan PLN dan kita semua, memang tingkat pemakaian mobil listrik naik sekitar 5-6 kali lipat. Jadi mau tidak mau kita membuat SPKLU-nya secara masif juga. Kita sudah menyiapkan SPKLU itu sekitar 3.500 dengan space 26 kilo per satu SPKLU. Jadi ini untuk menjamin saudara saudara kita yang memakai mobil listrik untuk bisa melakukan pengisian dan juga memakai handphone ada aplikasi untuk mengecek mana SPKLU yang kosong untuk saudara saudara kita bisa cas," terangnya.

"Berikutnya ada 1.600-1.700 petugas yang siaga untuk melayani SPKLU ini. Bahkan kita juga menyiapkan untuk mobil cas kalau seandainya ada mobil listrik yang mudik itu mobilnya mogok karena lupa isi ngecas," imbuhnya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#stok lpg #stok BBM aman #pln #menteri esdm #bahlil lahadalia #spklu #surabaya #kendaraan listrik #listrik