Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Investasi di Industri Tekstil Melonjak hingga 31,1 Persen di sepanjang Tahun 2024

Nofilawati Anisa • Senin, 17 Maret 2025 | 21:18 WIB
ILUSTRASI: Pertumbuhan industri tekstil di sepanjang tahun 2024 di kisaran angka 0,09 persen.
ILUSTRASI: Pertumbuhan industri tekstil di sepanjang tahun 2024 di kisaran angka 0,09 persen.

RADAR SURABAYA BISNIS - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, adanya lonjakan investasi di sektor tekstil, pakaian jadi dan alas kaki domestik.

Dengan pertumbuhan industri tersebut masing-masing yakni 0,09 persen, 5,78 persen, dan 6,83 persen pada tahun lalu.

Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin Rizky Aditya Wijaya mengatakan, lonjakan realisasi investasi sektor tersebut dapat dilihat dari data investasi pada tahun 2023 yang hanya sebesar Rp 29,92 triliun.

Sedangkan pada tahun 2024 melonjak 31,1 persen menjadi Rp 39,21 triliun.

Peningkatan investasi ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek positif industri tekstil, pakaian jadi, dan alas kaki di Indonesia.

"Terutama pada industri pakaian jadi, yang merupakan industri padat karya, investasinya meningkat drastis dari Rp4,53 triliun di tahun 2023 menjadi Rp10,20 triliun di tahun 2024, naik sebesar 124,9 persen,” kata Rizky di Jakarta dilansir dari Antara, Senin (17/3/2025).

Ia mengatakan, sepanjang kuartal I/2025 atau Januari hingga Maret 2025, pihaknya telah menerbitkan Surat Keterangan Usaha (SKU) bagi empat industri tekstil dan pakaian jadi dengan total investasi mencapai Rp 304,43 miliar.

Keempat industri itu diperkirakan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 1.907 orang.

“Selain itu, dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 281,6 juta jiwa, kami memproyeksikan potensi pasar untuk produk pakaian, alas kaki, dan tutup kepala mencapai Rp 119,82 triliun,” ujarnya.

Kebijakan tarif baru yang diterapkan Amerika Serikat terhadap Kanada, Meksiko, dan China, juga menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memperluas pangsa pasar ke Amerika Serikat.

Melihat potensi besar baik di pasar domestik maupun internasional, Kementerian Perindustrian terus berupaya memperkuat ekosistem industri tekstil dan alas kaki melalui berbagai kebijakan strategis.

“Beberapa langkah yang tengah dijalankan mencakup peningkatan efisiensi produksi, adopsi teknologi ramah lingkungan, serta dukungan dalam perluasan pasar ekspor,” ujarnya.

Rizky menyatakan dengan dukungan penuh dari pemerintah serta komitmen pelaku industri, sektor tekstil, pakaian jadi, dan alas kaki di Indonesia siap untuk terus berkembang, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat posisinya sebagai pemain utama di kancah industri global. (ara/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Rizky Aditya Wijaya #industri tekstil #alas kaki domestik #investasi #kementerian perindustrian #Pakaian Jadi