Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lewat Sinergi Ini, Prabowo Optimisme Bakal Perkuat Kerja Sama Dagang RI-Inggris

H
Penulis: Hany Akasah❯
PRESIDEN RI: Prabowo Subianto berdialog dengan Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy dalam jamuan santap siang di Lancaster House, London
PRESIDEN RI: Prabowo Subianto berdialog dengan Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy dalam jamuan santap siang di Lancaster House, London

RADAR SURABAYA BISNIS – Presiden RI Prabowo Subianto memperkokoh kerja sama perdagangan bilateral antara Indonesia dan Inggris melalui rangkaian misi diplomasi ekonomi di London.


Advertisement

Langkah ini diperkuat dengan sinergi antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dengan British Chamber of Commerce (BritCham) untuk menarik investasi strategis ke tanah air.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, yang mendampingi Presiden dalam kunjungan tersebut, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk menerjemahkan komitmen pemerintah menjadi peluang bisnis yang nyata.

Advertisement

Menurut Anindya, Kadin Indonesia berkomitmen untuk memaksimalkan kerja sama perdagangan melalui perluasan akses pasar, pengembangan industri, hingga transfer teknologi.

"Komitmen ini akan ditindaklanjuti secara konkret antara dunia usaha kedua negara yang dikawal oleh kami, Kadin Indonesia dan British Chamber of Commerce," ujar Anindya dalam keterangan resminya, Rabu (21/1/2026).

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer dan Wakil Perdana Menteri David Lammy.

Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan forum bisnis dan investasi di Lancaster House yang dihadiri oleh para pejabat serta pelaku usaha dari kedua negara.

Salah satu poin krusial dalam kunjungan ini adalah upaya Kadin Indonesia dalam menjajaki peluang investasi jangka panjang. Anindya mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan strategis dengan sejumlah pengelola dana besar di Inggris.

"Kadin Indonesia bersama mitra di Inggris melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak strategis, termasuk UK Pension Funds dan Investment Exchange, guna menjajaki peluang investasi jangka panjang," tambah Anindya.

Sinergi antara sektor swasta (Kadin dan BritCham) dinilai menjadi kunci utama dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kesepakatan di atas kertas, tetapi memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Implementasi dari kerja sama ekonomi RI-Inggris ini diproyeksikan dapat mendorong realisasi investasi strategis di berbagai sektor industri. Dengan adanya ekspansi bisnis maka lapangan kerja baru akan tercipta dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat melalui pertumbuhan ekonomi yang stabil.

"Hadirnya Pak Presiden Prabowo menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris. Komitmen yang sama juga ditunjukkan oleh pihak Inggris," pungkas Anindya.

Advertisement

Artikel Terkait

​Sah Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Ditunggu Gebrakannya oleh Dunia Usaha

​Sah Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Ditunggu Gebrakannya oleh Dunia Usaha

Menkeu baru Suahasil Nazara pastikan APBN sehat usai dilantik Presiden Prabowo. Di sisi lain, dunia usaha mendesak kebijakan fiskal pro-pertumbuhan dan solusi hambatan investasi.

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Kadin Dukung Penuh Langkah Visioner Prabowo

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Kadin Dukung Penuh Langkah Visioner Prabowo

Presiden Prabowo Subianto bertemu Kadin di Istana Negara, bahas sinergi elite, target pertumbuhan ekonomi 8 persen, swasembada pangan, dan strategi geopolitik hadapi gejolak global RI.

Pasar Halal Global Bernilai Fantastis, Berikut Lima Sektor Unggulan Indonesia

Pasar Halal Global Bernilai Fantastis, Berikut Lima Sektor Unggulan Indonesia

Kadin Indonesia mengungkap lima sektor unggulan yang berpotensi membawa ekonomi syariah Indonesia menguasai pasar halal global. Simak strategi dan tantangannya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer