radarsurabayabisnis.id - Tren mencari pasangan melalui kencan buta atau blind date mulai menarik perhatian warga Surabaya. Konsep bertemu dengan orang yang sebelumnya belum dikenal ini dianggap menarik karena tidak hanya membuka peluang mencari pasangan, tetapi juga memperluas pertemanan.
Momen unik tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah ulang akun Instagram @visitsuroboyo dari akun seorang netizen di media sosial. Pengunggah mengaku tidak sengaja berada di salah satu kafe yang tengah menggelar acara blind date.
Dalam video tersebut, sejumlah peserta terlihat duduk berhadapan di sebuah meja. Meja-meja tersebut ditata dengan dekorasi yang menarik sehingga menciptakan suasana nyaman untuk berbincang.
Baca Juga: Tujuh Bunga Yang Cocok Diberikan kepada Pasangan Saat Valentine Day, Anda Suka Yang Mana?
Para peserta tampak menikmati momen perkenalan dengan pasangan masing-masing. Mereka duduk berhadapan dan berbincang dalam suasana santai.
Konsep ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal orang baru secara langsung tanpa harus melalui percakapan panjang terlebih dahulu di aplikasi kencan.
Blind Date Jadi Cara Kenalan dengan Orang Baru
Pengunggah video kemudian mempertanyakan apakah mengikuti acara blind date layak dicoba hanya untuk mencari pasangan.
Baca Juga: Bidik Segmen Pasangan Muda, Griyo Mapan Kembali Rilis Central Park MERR-Phase III
Pertanyaan tersebut justru memancing rasa penasaran warganet. Sejumlah pengguna media sosial terlihat tertarik dan ingin mengetahui bagaimana cara mengikuti acara semacam itu.
"Izin, bagaimana caranya ikut acara ini?" tulis akun @anggitanrni.
Pertanyaan serupa disampaikan akun @luna.nih. "Cara daftarnya bagaimana?"
Sementara itu, akun @tiasputri17 mengaku tertarik dengan konsep tersebut.
"Kayaknya asyik deh, boleh dong ikut," tulisnya.
Beragam komentar tersebut menunjukkan bahwa konsep blind date cukup menarik perhatian. Pertemuan langsung dianggap memberikan pengalaman berbeda dibandingkan sekadar berkenalan melalui aplikasi kencan.
Warganet Tanya Apakah Bisa untuk Orang yang Lebih Tua
Menariknya, ketertarikan warganet terhadap blind date di Surabaya ternyata tidak hanya datang dari kalangan anak muda.
Akun @Utari.k bahkan melontarkan pertanyaan yang cukup unik.
"Buat ibuku boleh nggak ya?" tulisnya.
Komentar serupa disampaikan akun @momolamela01 yang mengaku ingin ikut meski merasa sudah tidak muda lagi.
"Pingin ikut, tapi udah tua, boleh tidak?" tulisnya.
Komentar-komentar tersebut membuat unggahan mengenai blind date semakin menarik perhatian. Warganet bukan hanya penasaran dengan cara pendaftarannya, tetapi juga mempertanyakan siapa saja yang bisa mengikuti acara tersebut.
Tren Cari Pasangan Mulai Bergeser
Blind date pada dasarnya menawarkan pengalaman perkenalan yang lebih langsung. Peserta dapat bertemu dan berbincang dengan orang baru dalam suasana yang telah disiapkan oleh penyelenggara.
Bagi sebagian orang, kegiatan tersebut bukan semata-mata tentang mencari pasangan. Blind date juga bisa menjadi kesempatan untuk memperluas lingkaran pertemanan dan mendapatkan pengalaman sosial yang berbeda.
Tren blind date di Surabaya pun menjadi gambaran bahwa cara masyarakat mencari pasangan terus berkembang. Jika sebelumnya perkenalan lebih banyak dilakukan melalui lingkaran pertemanan atau aplikasi kencan, kini pertemuan langsung dengan konsep yang lebih terstruktur mulai mendapat perhatian.
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Surabaya