RADAR SURABAYA BISNIS – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mempromosikan potensi wisata bahari Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kepada pelaku industri pariwisata mancanegara.
Melalui program "Famtrip Marine Maratua 2026" yang berlangsung pada 10-15 Agustus 2026, Kemenpar mengundang sejumlah dive center asal Malaysia dan Singapura.
Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat posisi Maratua sebagai destinasi wisata selam unggulan sekaligus memperluas jejaring bisnis di kedua negara tersebut.
Baca Juga: RAPBN 2027 Fokus 8 Klaster Prioritas, Pemerintah Incar Pendapatan Rp3.426 Triliun
"Kami berharap pengalaman tersebut dapat menjadi referensi bagi mereka untuk memasukkan Maratua ke dalam paket wisata yang mereka tawarkan," ujar Ni Made.
Selama enam hari, peserta tidak hanya menikmati wisata selam, tetapi juga menjelajahi Goa Gumantung dan mengunjungi Kampung Dayak Tumbit untuk mengenal kekayaan budaya lokal.
Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kemenpar, Dedi Ahmad Kurnia, menambahkan bahwa Malaysia dan Singapura adalah pasar strategis.
Baca Juga: Perkuat Ekosistem Kendaraan Elektrifikasi Jatim, Haka Auto Resmikan Lima Dealer BYD dan Denza
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Juni 2026, kunjungan wisatawan asal Malaysia mencapai 1.361.772 kunjungan, sedangkan Singapura mencapai 739.721 kunjungan.
Pengembangan pasar wisata selam ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang inklusif bagi masyarakat lokal, mulai dari penyediaan akomodasi, pemandu wisata, transportasi, hingga kuliner.
Baca Juga: Tekan Konsumsi LPG 3 Kg yang Melebihi Kuota APBN, Pemerintah Gandeng Dukcapil Perketat Data
Editor : Hany AkasahSumber : radar surabaya bisnis