RADAR SURABAYA BISNIS - Kabar baik bagi masyarakat Jawa Timur, sebab mayoritas komoditas bahan pangan di tingkat konsumen terpantau mengalami tren penurunan harga yang cukup signifikan.
Berdasarkan data terbaru dari sistem Siskaperbapo Provinsi Jawa Timur pada hari Jumat (12/06/26) pukul 08:01 WIB terpantau penurunan harga yang paling mencolok terjadi pada sektor bumbu dapur, khususnya rumpun cabai dan bawang.
Harga cabai merah besar mengalami penurunan paling tajam sebesar Rp4.082 menjadi Rp44.866 per kilogram, disusul oleh cabai merah keriting yang turun menjadi Rp44.226 per kilogram, serta cabai rawit merah yang kini melandai di angka Rp61.416 per kilogram.
Komoditas bawang merah dan bawang putih juga kompak menyusut, di mana masing-masing kini dibanderol seharga Rp44.590 dan Rp32.000 per kilogramnya.
Tidak hanya bumbu dapur, penurunan harga yang menguntungkan konsumen juga merambah ke sektor daging unggas dan protein lainnya.
Baca Juga: Akhir Pekan yang Manis, Rupiah Sukses Jinakkan Dolar AS ke Level Rp17.907
Harga daging ayam ras tercatat mengalami penurunan yang cukup drastis sebesar Rp1.740, membuat harganya kini berada di angka Rp30.810 per kilogram.
Penurunan ini juga diikuti oleh daging ayam kampung yang turun menjadi Rp68.842 per ekor, serta telur ayam kampung yang merosot tajam hingga Rp4.542 menjadi Rp41.720 per kilogram.
Bahkan, komoditas ikan asin teri mencatatkan penurunan persentase terdalam mencapai 11,71% atau menyusut Rp9.151, sehingga harganya kini bertengger di Rp68.971 per kilogram.
Di sektor sayur mayur dan kebutuhan pangan lainnya, kestabilan harga juga cenderung bergerak ke arah yang lebih murah. Berbagai jenis sayuran seperti kol/kubis, kentang, wortel, dan buncis secara serempak mengalami penurunan harga tipis di kisaran 1% hingga 4%. Komoditas lain seperti ketela pohon juga ikut menyusut menjadi Rp4.570 per kilogram.
Begitu pula di koridor minyak goreng, meskipun minyak goreng curah mengalami kenaikan, namun harga minyak goreng kemasan premium, kemasan sederhana, hingga varian MINYAKITA justru kompak turun, dengan penurunan terdalam pada kemasan sederhana sebesar 2,70% menjadi Rp18.118 per liter.
Baca Juga: TKDN Mobil Listrik Nasional Sudah di Atas 60 Persen, Industri Kendaraan Listrik Semakin Menjanjikan
Meskipun sebagian besar harga bahan pangan melandai, masyarakat tetap perlu mengantisipasi beberapa komoditas yang justru bergerak naik melawan arus.
Salah satunya adalah daging sapi paha belakang yang melonjak sebesar Rp3.323 menjadi Rp127.962 per kilogram, diikuti oleh kenaikan tipis pada komoditas beras premium, beras medium, gula kristal putih, serta telur ayam ras.
Selain itu, sayuran tomat merah juga tercatat naik sebesar 3,84% menjadi Rp11.905 per kilogram.
Secara keseluruhan, pergerakan harga hari ini memberikan angin segar bagi daya beli masyarakat karena mayoritas bahan pokok utama justru semakin terjangkau. (nov/han)
Editor : Hany Akasah