Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Pariwisata Indonesia Tumbuh Positif, Wisman Tembus 1,09 Juta Kunjungan pada Maret 2026

Hany Akasah • Kamis, 7 Mei 2026 | 12:53 WIB
ILUSTRASI: Kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik menunjukkan tren positif di sektor pariwisata nasional
ILUSTRASI: Kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik yang menunjukkan tren positif di sektor pariwisata nasional

RADAR SURABAYA BISNIS - Sektor pariwisata Indonesia kembali menunjukkan geliat positif pada awal 2026.

Keindahan alam, kekayaan budaya, hingga beragam destinasi wisata yang dimiliki Indonesia masih menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Maret 2026 mencapai 1,09 juta kunjungan.

Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 10,50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Rp 14 Triliun untuk Perbaikan 71.744 Ribu Sekolah pada Tahun Ini

Peningkatan ini mencerminkan mulai pulih dan tumbuhnya aktivitas pariwisata nasional di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat serta membaiknya sektor perjalanan internasional.

Dari data yang dirilis BPS, wisatawan asal Malaysia tercatat menjadi penyumbang kunjungan terbesar ke Indonesia.

Posisi berikutnya ditempati Australia dan Singapura yang juga menjadi negara dengan jumlah kunjungan tertinggi sepanjang Maret 2026.

Tidak hanya wisatawan mancanegara, aktivitas perjalanan wisata domestik juga mengalami lonjakan cukup signifikan.

Baca Juga: Harga Sembako Surabaya, Gresik, Sidoarjo Kamis 7 Mei 2026, Cabai dan Minyak Naik

Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Maret 2026 tercatat mencapai 126,34 juta perjalanan atau meningkat 42,10 persen secara tahunan.

Pulau Jawa masih menjadi pusat utama pergerakan wisatawan domestik. Jawa Barat tercatat sebagai daerah tujuan perjalanan terbanyak, disusul Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Sementara itu, perjalanan wisatawan nasional (wisnas) atau warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri juga mengalami peningkatan.

Pada Maret 2026, jumlah perjalanan wisnas mencapai 793,16 ribu perjalanan atau tumbuh 36,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Malaysia menjadi negara tujuan utama wisatawan Indonesia, diikuti Arab Saudi dan Singapura.

Di sisi lain, sektor perhotelan juga menunjukkan perbaikan.

Baca Juga: Rupiah Dibuka Menguat, Sentimen Geopolitik Masih Membayangi

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Maret 2026 tercatat sebesar 42,78 persen.

Angka tersebut meningkat 9,22 persen poin dibandingkan Maret 2025.

Kenaikan tingkat hunian hotel ini dinilai menjadi sinyal positif bagi industri pariwisata dan ekonomi daerah, terutama di wilayah yang mengandalkan sektor wisata sebagai penggerak utama perekonomian.

Dengan tren pertumbuhan yang terus berlanjut, sektor pariwisata Indonesia diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pemulihan ekonomi nasional serta membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja di berbagai daerah. (iza/han)

Editor : Hany Akasah
#domestik #bps #pariwisata #wisatawan #Mancanegara