RADAR SURABAYA BISNIS – Menjelang Idul Fitri 2026, aroma khas santan dan rempah mulai terbayang di dapur-dapur keluarga Indonesia.
Opor ayam dan rendang tetap menjadi primadona yang tak tergantikan di meja makan. Namun, bagi pemula, menaklukkan tekstur daging yang empuk dan rasa bumbu yang meresap seringkali menjadi tantangan tersendiri.
Mengolah hidangan tradisional sebenarnya bukan soal bakat, melainkan ketelitian dalam teknik. Pemilihan bahan baku yang segar menjadi fondasi utama. Daging ayam yang cerah dan daging sapi dengan tekstur padat tanpa aroma menyengat adalah kunci awal keberhasilan masakan.
Baca Juga: Wings Group Buka Lowongan Kerja Besar-besaran Maret 2026, Cek Posisi dan Syarat Lengkapnya!
Rahasia Opor Ayam Kuning yang Gurih
Untuk menghasilkan Opor Ayam Kuning yang otentik, rahasianya terletak pada proses menumis bumbu halus—seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, dan kunyit—hingga benar-benar matang.
Bumbu yang matang sempurna akan mengeluarkan minyak alami dan aroma harum yang mencegah rasa "langu" pada kuah.
Penggunaan santan pun perlu diperhatikan. Masukkan santan encer terlebih dahulu untuk mematangkan daging ayam, baru kemudian akhiri dengan santan kental guna memberikan tekstur kuah yang creamy dan gurih tanpa pecah.
Teknik Rendang Sapi Khas Minang: Sabar adalah Kunci
Berbeda dengan opor, rendang menuntut kesabaran ekstra. Untuk mendapatkan daging yang empuk namun tidak hancur, penggunaan api kecil selama berjam-jam sangat disarankan.
Selain itu, penggunaan santan dari kelapa tua sangat krusial karena mengandung minyak alami yang berfungsi sebagai pengawet organik, membuat rendang mampu bertahan hingga berminggu-minggu.
Baca Juga: Mendag Evaluasi Aturan E-Commerce, Perketat Pengawasan untuk Berantas Penipuan Online
Tips Anti-Gagal untuk Pemula
Agar masakan tidak berujung mengecewakan, berikut empat poin penting yang wajib diperhatikan:
- Gunakan Santan Segar: Aroma santan dari kelapa parut jauh lebih kuat dan gurih dibandingkan santan instan.
- Tumis Bumbu Hingga 'Tanek': Pastikan bumbu sudah berubah warna menjadi lebih gelap sebelum memasukkan daging.
- Aduk Secara Berkala: Terutama saat menggunakan api sedang agar bagian bawah panci tidak gosong dan santan tetap menyatu.
Baca Juga: Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Kompak Stabil, Cek Daftar Lengkapnya!
- Keseimbangan Rasa: Jangan ragu untuk mencicipi secara bertahap. Tambahkan garam, gula, dan penyedap sedikit demi sedikit hingga mencapai harmoni rasa yang pas.
Dengan teknik yang tepat, sajian khas Lebaran bukan lagi hal yang menakutkan untuk dieksekusi oleh para pemula di dapur.
Editor : Hany Akasah