Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Senator Jatim Lia Istifhama Kunjungi Festival Ramadan Gresik, Apresiasi Mampu Dongkrak UMKM

Hany Akasah • Senin, 16 Maret 2026 | 10:40 WIB

 

Ning Lia Istifhama menggelar kunjungan saat Festival Ramadan 2026
Ning Lia Istifhama menggelar kunjungan saat Festival Ramadan 2026

 RADAR SURABAYA BISNIS – Festival Ramadan 2026 yang digelar di kawasan Alun-Alun Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi momentum penting dalam menggerakkan ekonomi lokal berbasis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ribuan warga memadati lokasi kegiatan yang berlangsung pada Jumat malam (6/3/2026), mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.

Kegiatan yang menghadirkan bazar UMKM, hiburan religi, lomba bernuansa Islami, serta berbagai aktivitas edukatif tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang penyerapan aspirasi masyarakat.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, M.E.I, menilai festival berbasis komunitas seperti ini memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

“Festival Ramadan bukan hanya menjadi ruang silaturahmi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk menggerakkan ekonomi lokal melalui promosi produk UMKM,” ujar Lia Istifhama.

Salah satu daya tarik utama Festival Ramadan Gresik adalah bazar produk UMKM yang menghadirkan berbagai produk kuliner, fesyen muslim, hingga produk kreatif lokal.

Baca Juga: Penjualan Tepung Bogasari Ditopang Bisnis UMKM, Segini Kontribusinya

Momentum Ramadan yang identik dengan meningkatnya konsumsi masyarakat membuat kegiatan ini menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan pendapatan.

Ribuan pengunjung yang datang ke kawasan alun-alun turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam festival tersebut.

“Festival seperti ini sangat membantu pelaku usaha kecil untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat,” kata salah satu pelaku UMKM yang mengikuti bazar.

 

Dalam interaksi dengan masyarakat dan pelaku usaha, sejumlah aspirasi berhasil dihimpun, terutama terkait penguatan ekosistem UMKM lokal.

Pelaku usaha berharap kegiatan festival atau bazar serupa dapat diselenggarakan secara rutin oleh pemerintah daerah karena dinilai efektif meningkatkan visibilitas produk lokal.

 

Selain itu, mereka juga mengharapkan dukungan berupa akses pembiayaan usaha yang lebih mudah, pelatihan kewirausahaan, serta pendampingan pemasaran digital agar usaha mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.

Masyarakat juga berharap ruang publik seperti alun-alun tidak hanya difungsikan sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi kreatif.

Dengan pemanfaatan ruang publik secara produktif, kegiatan ekonomi berbasis komunitas dinilai dapat terus berkembang sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat.

Selain itu, kegiatan festival juga menjadi sarana pembinaan generasi muda melalui lomba-lomba Islami yang diikuti para pelajar.

Lia Istifhama juga mengapresiasi peran media lokal yang turut mendukung penyelenggaraan kegiatan berbasis masyarakat.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam memperkuat penyebaran informasi pembangunan, mempromosikan produk UMKM, serta menjadi ruang artikulasi aspirasi masyarakat.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, media, komunitas masyarakat, dan pelaku usaha sangat penting untuk menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan yang inklusif,” ujarnya.

Lia menambahkan, aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam kegiatan tersebut akan menjadi bahan masukan dalam penyusunan rekomendasi kebijakan terkait penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM.

Ia juga mendorong agar festival ekonomi rakyat berbasis komunitas dapat dijadikan agenda rutin daerah untuk memperkuat promosi produk lokal sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa ekonomi kerakyatan bisa tumbuh melalui kolaborasi berbagai pihak. Jika dikelola secara berkelanjutan, festival ekonomi rakyat dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” katanya. (han)

 

Editor : Hany Akasah
#ramadan #Ning Lia #umkm #Lia Istifhama #festival