Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Bisnis Manisan Kolang-Kaling Melejit, Ini Tips Menjaga Kualitas Bahan Baku Tetap Premium

Hany Akasah • Selasa, 3 Maret 2026 | 07:09 WIB

Kolang-kaling sebagai salah satu bahan baku bisnis kuliner di bulan Ramadan .
Kolang-kaling sebagai salah satu bahan baku bisnis kuliner di bulan Ramadan .

RADAR SURABAYA BISNIS – Memasuki bulan suci Ramadan 2026, permintaan terhadap kolang-kaling sebagai bahan baku utama takjil meningkat tajam. 

Bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner, menjaga ketersediaan stok yang berkualitas menjadi tantangan tersendiri. 

Pasalnya, karakteristik kolang-kaling yang mudah berlendir dan berbau jika salah penanganan dapat menyebabkan kerugian material yang tidak sedikit.

Untuk memastikan efisiensi bisnis dan menjaga kepercayaan konsumen, para pelaku usaha perlu menerapkan standar operasional prosedur (SOP) penyimpanan yang ketat. Kualitas produk dimulai sejak tahap pemilihan bahan baku. 

Pebisnis disarankan untuk hanya membeli kolang-kaling yang terendam air bersih, tidak berbau asam, dan memiliki tekstur kenyal namun tidak licin berlebihan.

Langkah krusial berikutnya adalah proses pembersihan. Sebelum masuk ke ruang penyimpanan atau kulkas, kolang-kaling harus dicuci di bawah air mengalir hingga lendir dan sisa kotoran hilang sepenuhnya. 

Dalam skala bisnis, kebersihan air rendaman adalah kunci; penggunaan air matang atau air yang telah direbus sangat dianjurkan untuk menekan pertumbuhan bakteri mikroorganisme.

Penyimpanan dalam wadah tertutup rapat di dalam lemari pendingin (suhu stabil) terbukti mampu memperpanjang usia simpan hingga lima hari. 

Namun, pebisnis harus disiplin dalam mengganti air rendaman setidaknya dua hari sekali. Air yang jarang diganti menjadi pemicu utama timbulnya lendir yang merusak tekstur dan rasa.

Dengan manajemen stok yang tepat, pelaku usaha tidak hanya dapat menekan angka food loss, tetapi juga menjamin produk olahan seperti manisan atau kolak tetap higienis dan memiliki nilai jual tinggi di pasar. 

Kedisiplinan dalam menjaga kualitas bahan baku ini menjadi modal utama dalam memenangkan persaingan bisnis kuliner di musim Ramadan.

Editor : Hany Akasah
#ramadan #manisan #minuman #kolang kaling #kuliner