Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Daftar Sayuran dan Buah Paling Terkontaminasi Mikroplastik Menurut Studi Terbaru

Hany Akasah • Sabtu, 28 Februari 2026 | 12:41 WIB

Tumpukan sayuran segar seperti wortel, buncis, dan tomat.
Tumpukan sayuran segar seperti wortel, buncis, dan tomat.

RADAR SURABAYA BISNIS – Industri agribisnis global kini menghadapi tantangan serius terkait isu keamanan pangan berkelanjutan. 

Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam jurnal Environmental Science, ditemukan fakta signifikan mengenai tingginya kandungan mikroplastik pada komoditas sayuran dan buah-buahan yang selama ini menjadi pilar pasar pangan segar.

Data menunjukkan bahwa sayuran umbi-umbian, seperti wortel dan lobak, menempati urutan tertinggi dalam kontaminasi mikroplastik dibandingkan sayuran berdaun. 

Secara spesifik, apel dan wortel mencatatkan angka kontaminasi yang mengkhawatirkan, yakni lebih dari 100.000 partikel plastik per gram.

Dampak pada Rantai Pasok dan Kepercayaan Pasar

Fenomena ini bukan sekadar isu kesehatan, melainkan sinyal merah bagi pelaku bisnis di sektor pertanian dan logistik. Kontaminasi disinyalir terjadi melalui infiltrasi tanah yang tercemar limbah plastik, penggunaan mulsa plastik dalam proses tanam, hingga sistem irigasi. 

Proses pascapanen, termasuk pencucian dan pengemasan berbahan plastik, turut menambah risiko kontaminasi luar produk.

Apel mencatatkan rata-rata 195.500 partikel plastik per gram, sementara pir menyusul dengan 189.500 partikel. Tingginya angka ini berpotensi mengubah preferensi konsumen terhadap produk organik yang memiliki sertifikasi bebas plastik yang lebih ketat.

Tuntutan Transformasi Industri

Sion Chan, juru kampanye Greenpeace Asia Timur, menekankan bahwa kehadiran mikroplastik dalam jaringan tanaman melalui penyerapan akar adalah ancaman nyata yang masuk ke sistem pencernaan manusia. 

Bagi pelaku usaha, hal ini menuntut adanya investasi pada teknologi filtrasi air irigasi yang lebih baik serta transisi menuju material pengemasan yang lebih ramah lingkungan guna menjaga nilai jual dan kepercayaan pasar di masa depan.

Editor : Hany Akasah
#pangan #wortel #pengemasan #agribisnis #mikroplastik #apel