Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Agar Ibadah Tetap Lancar, Ini 5 Tips Cegah Maag Kambuh Saat Puasa Ramadan

Hany Akasah • Rabu, 25 Februari 2026 | 14:05 WIB

Ilustrasi nyeri perut akibat maag
Ilustrasi nyeri perut akibat maag

RADAR SURABAYA BISNIS - Tak terasa, bulan Ramadan telah memasuki hari ketujuh. Selama lebih dari 12 jam setiap harinya, umat Muslim menahan lapar dan dahaga sebagai bagian dari ibadah puasa.

Namun, bagi penderita maag, perubahan pola makan serta jam istirahat kerap menjadi tantangan tersendiri.

Rasa perih di ulu hati, mual, hingga perut kembung bisa munsahurcul sewaktu-waktu.

Jika tidak diantisipasi, kondisi tersebut tentu dapat mengganggu kenyamanan bahkan kekhusyukan dalam beribadah.

Lalu, bagaimana cara mencegah maag agar tidak kambuh selama menjalani puasa? Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan agar lambung tetap nyaman hingga waktu berbuka tiba.

1. Wajib Makan Sahur

Bagi pengidap maag, pola makan teratur merupakan kunci utama. Selama Ramadan, waktu makan memang terbatas pada sahur dan berbuka. Karena itu, jangan melewatkan sahur meski rasa kantuk masih menyelimuti. Asupan saat sahur membantu menjaga lambung tidak kosong terlalu lama sepanjang hari.

2. Segerakan Berbuka Puasa

Saat azan Magrib berkumandang, segerakan berbuka. Menunda waktu berbuka hanya akan membuat perut kosong lebih lama, sehingga berisiko memperparah keluhan maag. Berbukalah secukupnya terlebih dahulu sebelum melanjutkan dengan makanan utama.

3. Hindari Makanan dan Minuman Pemicu Maag

Godaan takjil memang sulit dihindari. Meski begitu, penderita maag perlu lebih selektif. Hindari makanan dan minuman yang bersifat asam, pedas, terlalu manis, berlemak, berkafein, serta produk olahan susu yang dapat memicu naiknya asam lambung.

4. Jangan Langsung Tidur Setelah Makan

Kebiasaan tidur setelah sahur atau berbuka masih sering dilakukan. Padahal, hal tersebut dapat memicu asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar di dada. Beri jeda setidaknya satu hingga dua jam sebelum kembali berbaring atau tidur.

5. Konsumsi Obat Jika Diperlukan

Apabila keluhan maag terasa cukup mengganggu, konsumsi obat maag bisa menjadi pilihan. Namun, pastikan penggunaannya sesuai anjuran dan dosis dari dokter agar tetap aman selama menjalani puasa.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, diharapkan penderita maag tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan lancar hingga akhir Ramadan. (iza/han)

Editor : Hany Akasah
#ramadan #lifestyle #puasa #buka puasa #maag #sahur