RADAR SURABAYA BISNIS – Pergeseran gaya hidup generasi Z (Gen Z) kini mulai mengubah peta industri minuman di tanah air.
Jika generasi sebelumnya menjadikan alkohol sebagai pelarian dari stres, Gen Z justru beralih ke konsumsi kafein dosis tinggi, seperti espresso 4 shot, demi menjaga produktivitas di tengah tekanan akademik dan kerja yang tinggi.
Fenomena ini bukan sekadar tren media sosial, melainkan sinyal kuat bagi para pelaku usaha food and beverage (F&B).
Pilihan pada kopi murni tanpa gula atau dengan dosis kuat mencerminkan meningkatnya kesadaran akan kesehatan (wellness) serta kebutuhan untuk tetap memegang kendali diri (self-control).
Peluang Bisnis "The Third Space"
Kedai kopi kini tidak lagi hanya sekadar tempat nongkrong, tetapi bertransformasi menjadi "ruang ketiga" yang mendukung ekosistem kerja.
Berbeda dengan bar yang identik dengan hiburan malam, coffee shop menawarkan suasana yang lebih terang dan fungsional, yang sangat diminati oleh pekerja lepas (freelancer) dan mahasiswa dari kalangan Gen Z.
Menurut pengamat industri, tren "espresso dosis tinggi" ini membuka peluang bagi pemilik bisnis untuk melakukan personalisasi menu yang lebih spesifik.
Penjualan bukan lagi soal rasa semata, melainkan tentang menawarkan "solusi energi" bagi pelanggan yang menghadapi tenggat waktu ketat.
Keamanan dan Etika Konsumsi
Meski menjadi peluang bisnis yang menggiurkan, pelaku usaha juga diingatkan untuk tetap memperhatikan edukasi konsumen terkait batas aman konsumsi kafein.
Hal ini sejalan dengan kode etik jurnalistik dan tanggung jawab sosial perusahaan untuk memastikan bahwa tren produktivitas ini tidak mengabaikan faktor kesehatan jangka panjang bagi konsumen muda.
Editor : Hany Akasah