RADAR SURABAYA BISNIS – Tren "ngopi" bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan mesin penggerak ekonomi daerah yang masif.
Berdasarkan data terbaru per Desember 2025, Provinsi Jawa Timur resmi mengukuhkan posisinya sebagai wilayah dengan jumlah kedai kopi terbanyak di Indonesia, melampaui angka 100 ribu gerai.
Data yang dirilis oleh Mebiso dan Goodstats.id menunjukkan pertumbuhan signifikan di sektor industri kreatif dan kuliner. Jawa Timur memimpin jauh di posisi pertama dengan total 105.397 kedai kopi.
Angka ini mencerminkan tingginya minat kewirausahaan masyarakat serta budaya nongkrong yang mengakar kuat di wilayah tersebut.
Dominasi Pulau Jawa di Industri Coffee Shop
Peta persaingan bisnis kopi masih terpusat di Pulau Jawa. Menyusul Jawa Timur, Jawa Barat menempati posisi kedua dengan 88.819 kedai, disusul oleh Jawa Tengah dengan 65.983 kedai.
Jakarta, yang sering dianggap sebagai pusat gaya hidup urban, justru berada di posisi keempat dengan 30.993 kedai kopi.
Hal ini menunjukkan bahwa ekspansi bisnis kedai kopi kini tidak lagi hanya menyasar kota besar, tetapi sudah merambah hingga ke pelosok daerah dan kota satelit.
Peluang Bisnis di Luar Jawa
Meski Pulau Jawa mendominasi, potensi di luar Jawa mulai menunjukkan taringnya.
Sumatera Utara masuk dalam jajaran lima besar dengan 22.774 kedai, membuktikan bahwa budaya kopi lokal di daerah penghasil kopi juga bertransformasi menjadi bisnis ritel yang modern.
Pertumbuhan ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi pelaku UMKM dan investor. Melimpahnya jumlah gerai menunjukkan rantai pasok kopi, mulai dari petani hingga penyedia peralatan barista, memiliki pasar yang sangat luas dan terus berkembang.
Editor : Hany Akasah