Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Pemerintah Siapkan 4 Skema Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan, Ini Detailnya!

Hany Akasah • Senin, 9 Februari 2026 | 12:59 WIB
MAKSI: Sejumlah pelajar SMA di Surabaya menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program andalan Presiden Prabowo Subianto.
MAKSI: Sejumlah pelajar SMA di Surabaya menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program andalan Presiden Prabowo Subianto.

RADAR SURABAYA BISNIS – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus berjalan selama bulan suci Ramadan.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan empat skema khusus agar distribusi nutrisi tetap tepat sasaran tanpa mengganggu ibadah puasa para penerima manfaat.

"Untuk Ramadan, Makan Bergizi Gratis akan tetap berlanjut. Kami mengembangkan empat mekanisme penyesuaian waktu konsumsi dan bentuk makanan," ujar Dadan saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).

Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Terhadap Mata Uang Asing Hari Ini, Senin, 9 Februari 2026

4 Skema Distribusi Selama Ramadan

Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan profil daerah dan kelompok penerima. Berikut adalah rinciannya:

1. Daerah Mayoritas Muslim

Untuk siswa sekolah di wilayah yang mayoritas berpuasa, makanan akan tetap dikirim ke sekolah namun dalam bentuk makanan tahan lama (bukan makanan siap saji yang cepat basi).
Makanan ini dapat dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

Baca Juga: Pemeritah Terapkan Teknologi Tunnel-SWRO di Indramayu, Petani Garam Bisa Produksi sepanjang Tahun

2. Daerah Non-Muslim

Untuk wilayah yang mayoritas penduduknya tidak menjalankan ibadah puasa, pelayanan MBG akan tetap berjalan normal seperti hari biasa tanpa ada perubahan jadwal distribusi.

3. Kelompok Rentan

Program bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita dipastikan tetap berjalan normal sesuai jadwal rutin tanpa ada perubahan skema.

Baca Juga: Kemenag Dorong Transformasi Kesejahteraan, Guru Madrasah Swasta Diupayakan Masuk Skema PPPK

4. Lingkungan Pesantren

Skema khusus diterapkan di pesantren karena dapur pelayanan (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi/SPPG) berada di area tersebut.

Waktu pelayanan akan digeser sepenuhnya ke waktu berbuka puasa, di mana makanan dimasak pada siang hari untuk dikonsumsi saat maghrib.

Baca Juga: UMKM Bisa Ekspor Fasilitasi 1.217 UMKM, Catat Transaksi USD 134,87 Juta

Perluasan Target ke Lansia dan Disabilitas

Selain menyesuaikan jadwal puasa, BGN bersama Kementerian Sosial tengah mematangkan integrasi layanan bagi kelompok lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.

Fokus utama diberikan kepada lansia sebatang kara yang selama ini sudah rutin menerima bantuan makanan.

"Mekanismenya sedang kami matangkan bersama Kemensos, apakah nanti melalui jalur yang sudah ada atau dikelola langsung oleh Badan Gizi Nasional," tambah Dadan.

Baca Juga: Apindo Ingatkan Tantangan Perekonomian Nasional di Fase setelah Triwulan I/2026

Uji coba skema Ramadan ini rencananya akan segera dicontohkan di salah satu pesantren di Bandung dalam waktu dekat, sekaligus dirangkaikan dengan agenda buka puasa bersama.

Editor : Hany Akasah
#Mbg #Menu MBG #Makan Bergisi Gratis #ramadhan 2026 #Dadan Hindayana #badan gizi nasional