Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Devisa Pariwisata RI Lampaui Target, Kunjungan Wisman 2025 Diprediksi Tembus 15,3 Juta Pengunjung

Hany Akasah • Jumat, 23 Januari 2026 | 11:48 WIB
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana memaparkan capaian rekor sektor pariwisata tahun 2025 dan rencana strategis 2026 di hadapan Komisi VII DPR RI, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana memaparkan capaian rekor sektor pariwisata tahun 2025 dan rencana strategis 2026 di hadapan Komisi VII DPR RI, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

RADAR SURABAYA BISNIS – Kinerja sektor pariwisata Indonesia sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif yang signifikan. 

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan bahwa capaian sektor ini berhasil melampaui target pemerintah, baik dari sisi kunjungan wisatawan, perolehan devisa, hingga realisasi investasi.

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu (21/1/2026), Menpar memaparkan data komprehensif yang memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi elit dunia.

Dari sisi bisnis dan makroekonomi, pertumbuhan investasi menjadi sorotan utama. Hingga Triwulan III-2025, realisasi investasi di sektor pariwisata mencapai Rp53,92 triliun, atau tumbuh sebesar 52,66 persen secara tahunan (year-on-year).

"Capaian ini merupakan hasil kerja bersama dan dukungan berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem investasi pariwisata nasional," ujar Widiyanti.

Selain investasi, perolehan devisa pariwisata juga mencatatkan angka impresif. Pada tiga triwulan pertama 2025, devisa yang dihasilkan mencapai 13,82 miliar dolar AS, tumbuh 9,42 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. 

Hal ini didorong oleh peningkatan pengeluaran rata-rata wisatawan mancanegara (Average Spending per Arrival) yang mencapai 1.259 dolar AS, melampaui target RKP sebesar 1.220 dolar AS.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hingga November 2025 mencapai 13,98 juta kunjungan. 

Menpar memproyeksikan angka ini akan menyentuh 15,3 juta kunjungan setelah tabulasi final Desember 2025 selesai, yang berarti melampaui target awal sebesar 15 juta.

Menariknya, pasar domestik tetap menjadi tulang punggung industri, pergerakan Wisatawan Nusantara (Wisnus) mencapai 1,09 miliar perjalanan (Januari-November 2025).

Angka ini melampaui target 1,08 miliar perjalanan dan menjadi catatan tertinggi sepanjang sejarah.

Lebih lanjut, Malaysia tetap menjadi penyumbang wisman terbesar dengan porsi sekitar 17 persen.

Memasuki tahun anggaran 2026, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menyiapkan sejumlah program prioritas yang berfokus pada kualitas dan keberlanjutan. Salah satu terobosan utamanya adalah implementasi Tourism 5.0.

"Fokus tahun ini adalah digitalisasi perizinan event untuk mempermudah para pelaku industri kreatif dan penyelenggara acara," jelas Menpar. 

Selain itu, program unggulan lainnya meliputi penguatan Event by Indonesia, pengembangan desa wisata, peningkatan keselamatan berwisata dan target Kemenpar dalam melakukan sertifikasi bagi 1.900 orang dan pelatihan bagi 2.090 SDM pariwisata di 38 provinsi.

Dengan penyerapan anggaran tahun 2025 yang mencapai 95,92 persen dari total Rp1,48 triliun, Kemenpar optimis bahwa fondasi yang telah dibangun akan semakin memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di mata global pada tahun 2026.

Editor : Hany Akasah
#Wisnus #wisata #Menpar Widiyanti #kemenpar #wisman #pariwisata indonesia