Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Sekarang Nge-Gym di Surabaya Tak Harus Mahal, Pakai Alat Premium tapi Harga Tetap Terjangkau

Nofilawati Anisa • Selasa, 28 Oktober 2025 | 03:39 WIB
DISIPLIN: Salah satu personal trainer Fit & Fit Fitness sedang mengawal salah satu member untuk menjaga kebugaran tubuh.
DISIPLIN: Salah satu personal trainer Fit & Fit Fitness sedang mengawal salah satu member untuk menjaga kebugaran tubuh.

RADAR SURABAYA – Banyak yang masih punya anggapan jika gaya hidup sehat identik dengan kata mahal.

Karena harus mengonsumsi makanan sehat yang harganya nggak murah hingga pergi ke fasilitas kebugaran yang tentu saja butuh duit.

Menangkap fenomena itu, pasangan suami istri Rachman Herdiansyah dan Medina Oktaviani membuat pusat kebugaran yang dilengkapi alat-alat terbaik namun dengan harga terjangkau.

Tempat kebugaran di Kawasan Pucang Anom Timur Surabaya itu diberi nama Fit & Fit Fitness.

Rachman mengatakan, Pucang Anom Timur dipilih karena di Kawasan itu relatif belum ada tempat kebugaran.

Padahal kawasan ini termasuk strategis secara market karena banyak tempat usaha, kawasan residensial hingga kampus.

“Banyak yang takut ke tempat fitness karena mahal. Nah, kami menjembatani teman-teman yang ingin sehat tapi kantong nggak harus jebol,” kata ranchman di sela pembukaan Fit & Fit Fitness, Minggu (26/10/2025).

Meskipun harganya terjangkan, Rachman nggak mau main-main untuk urusan alat yang digunakan.

“Kami menyediakan alat yang benar-benar premium yang dilengkapi dengan personal trainer terbaik tapi dengan harga yang ramah di kantong,” ujarnya.

Rachman yang seorang atlet binaraga nasional mengaku sudah 20 tahun lebih berkecipung di dunia body building.

Dari kiprahnya itu, Rachman banyak mendapatkan pengalaman berharga soal gaya hidup sehat dan dunia kebugaran.

“Kami ingin masyarakat bisa mengakses tempat kebugaran tanpa rasa takut karena mahal. Karena kesehatan itu penting,” ingatnya.

Lebih jauh Rachman menjelaskan, Fit & Fit Fitness hadir bukan hanya untuk mereka yang sudah terbiasa nge-gym. Tapi juga bagi masyarakat umum yang ingin memulai hidup sehat.

“Kami menerima mereka yang pemula dalam dunia kebugaran hingga yang sudah advance,” sambungnya.

Untuk menarik minat masyarakat, Fit & Fit Fitness membidik segmen anak muda, mahasiswa, pekerja kantoran, hingga ibu rumah tangga.

Rachman menegaskan, hal terpenting adalah memperkenalkan gaya hidup sehat kepada masyarakat lebih dulu.

"Kalau anak muda sudah sadar pentingnya menjaga tubuh dan memiliki fisik yang bagus, mereka akan menjauhi hal-hal negatif seperti obat-obatan terlarang atau minuman keras. Nge-gym bisa jadi kegiatan positif dan produktif," jelasnya.

Rachman menambahkan, tren olahraga saat ini sedang berkembang pesat, terutama di kalangan anak muda yang ingin membentuk otot atau mengikuti tren tarung dan bela diri.

Namun ia mengingatkan bahwa kebutuhan tiap orang berbeda-beda.

"Latihan selama 60 menit sehari sudah cukup, asalkan dilakukan dengan benar dan konsisten. Di sini kami bantu arahkan sesuai kebutuhan, apakah untuk pembentukan otot, penurunan berat badan, atau kebugaran umum," urainya.

Di tempat yang sama, Medina Oktaviani menjelaskan, dari sisi fasilitas, Fit & Fit Fitness lebih banyak menyediakan alat-alat berbasis mesin (weight training) dibandingkan alat manual.

Menurutnya hal itu penting demi keamanan dan efektivitas latihan para member.

"Area weight cukup berisiko, karena itu kami siapkan personal trainer agar latihan bisa maksimal sekaligus aman," tambahnya.

Medina menyebut Fit & Fit Fitness merupakan lokasi pertama dari rencana pengembangan ke depan.

Dia optimistis karena lokasi gym yang strategis dan dikelilingi kawasan padat penduduk dengan potensi besar.

"Yang membedakan kami adalah peralatan premium namun dengan harga yang tetap terjangkau. Karena kualitas alat sangat berpengaruh terhadap hasil pembentukan tubuh," ujar Medina.

Selain fasilitas gym, Fit & Fit Fitness juga menyediakan berbagai kelas olahraga populer seperti zumba, yoga, salsa, pilates, aerobik, hingga poundfit. Setiap kelas bisa menampung 20 hingga 30 peserta, tergantung kebutuhan dan jenis latihan. (nis/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#terjangkau #binaraga #fitness #harga #Kebugaran #Body building #surabaya #gaya hidup sehat #olahraga