RADAR SURABAYA BISNIS – Kota Surabaya semakin mengukuhkan dirinya sebagai pusat sport tourism.
Nyaris setiap akhir pekan digelar event olahraga di Kota Pahlawan, utamanya lari.
Sementara juara 1 kategori 10K Female Open dimenangkan oleh Dama Laksmytha Apta Sukaton dengan waktu 40 menit 05 detik, dan untuk juara 1 kategori 10K Female Master dimenangkan oleh Rosa Fitriyani Kristanto dengan waktu 47 menit 02 detik.
Raya Run 2025 mengambil start dan finish di Halaman Balai Kota Surabaya.
Di sepanjang lintasan lari, peserta disuguhi pemandangan sejumlah ikon kota Surabaya, mulai dari Monumen Kapal Selam, Taman Apsari hingga Tugu Pahlawan.
Rute juga dilengkapi dengan fasilitas water station di beberapa titik, tenaga medis yang memadai, dan race village agar pelari lebih nyaman.
Kicky Andrie Davetra Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan, pihaknya mengapresiasi antusiasme para pelari hari ini.
“Karena kami tidak sekadar berlari di Kota Pahlawan, tapi juga mengggelorakan semangat pahlawan sejati hingga garis finish, dengan menjunjung sportifitas dan suasana yang fun,” katanya, Minggu (26/10/2025).
Kicky menambahkan, sebagai bank digital mereka menargetkan berbagai komunitas untuk dapat menikmati kemudahan bertransaksi perbankan, seperti misalnya komunitas lari.
“Kami memiliki produk Saku Bareng yang diperuntukkan bagi para komunitas untuk menabung kolektif secara lebih transparan,” ungkapnya.
Berbagai kemudahan yang dimiliki oleh Saku Bareng seperti menabung kolektif hingga 300 anggota, menu pembuatan hingga lima saku sehingga mempermudah dalam memisahkan bujet pribadi dan komunitas.
Disamping itu, admin juga bisa melihat rekap Saku Bareng dari kontribusi dan pengeluaran keuangan anggota yang otomatis dan terkategorisasi melalui fitur Rekap Keuangan.
“Beberapa fitur lainnya yang juga melengkapi Fitur Saku Bareng yaitu fitur Tagih Uang untuk mempermudah admin dalam melakukan penagihan untuk anggota sesuai dengan nominal yang telah ditentukan, seluruh anggota juga dapat memonitor saldo dan mutasi rekening bersama anggota, pengelolaan dana keluar yang hanya dapat diakses oleh admin dan anggota akan mendapatkan notifikasi transaksi, dengan demikian memantau tabungan bareng menjadi lebih praktis, transparan, dan aman,” paparnya.
Di kesempatan ini, Bank Raya bersama dengan Visa juga meresmikan pengenalkan kartu virtual debit Visa di Aplikasi Raya.
Keunggulan dari kartu virtual Debit Visa adalah nasabah dapat mengajukan permohonan kartu secara online tanpa harus datang ke Community Branch mengatur limit transaksi online domestik dan internasional, serta melakukan block dan unblock kartu dengan cepat.
“Dengan menggunakan Kartu Virtual Debit Visa di Aplikasi Raya, nasabah dapat bertransaksi di jaringan merchant online, termasuk transaksi pada e-commerce, platform transportasi online, dan berbagai platform online lainnya di domestik maupun internasional,” ujarnya.
Di hari yang sama, Bank Raya juga mendukung industri kreatif musik Tanah Air dengan mensponsori acara Merayakan Senandung Sore di TMII” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.
Hingga Juni 2025 pengguna Aplikasi Raya tercatat lebih dari 1,05 juta nasabah.
Penggunaan transaksi Raya App meningkat 42,7 persen (yoy) dan mencapai 2,1 juta transaksi, dengan pertumbuhan digital saving sebesar Rp 1,5 triliun atau tumbuh 66,6 persen (yoy).
Pertumbuhan ini terus menunjukkan tren positif seiring dengan pengembangan fitur dan inovasi di Aplikasi Raya, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan digital sehari-hari.
“Bank Raya terus berkomitmen meningkatkan pertumbuhan bisnis digital serta memperluas jangkauan layanan sejalan dengan Visi Bank Raya yaitu menjadi bank digital utama yang memberikan solusi keuangan digital dengan akses terluas bagi masyarakat Indonesia,” pungkas Kicky. (nis/opi)
Editor : Nofilawati Anisa