RADAR SURABAYA BISNIS – Bagi banyak orang, pulang dari luar kota atau luar negeri rasanya kurang lengkap tanpa membawa oleh-oleh.
Entah untuk diri sendiri, keluarga, sahabat, atau rekan kerja, oleh-oleh menjadi simbol perhatian sekaligus kenangan dari perjalanan.
Namun, kebiasaan ini kerap kali membuat anggaran liburan membengkak.
Tak jarang, oleh-oleh yang dibeli terlalu banyak dan menguras dompet tanpa disadari.
Untuk menghindari pengeluaran berlebih, simak lima strategi hemat berikut ini agar tetap bisa berbagi oleh-oleh tanpa harus boros:
1. Buat Daftar Penerima Oleh-Oleh
Sebelum berangkat, buatlah daftar orang yang ingin diberi oleh-oleh.
Dengan begitu, kamu bisa menentukan jumlah dan jenis oleh-oleh yang akan dibeli.
Langkah ini juga membantu menyesuaikan belanja dengan anggaran.
2. Tentukan Anggaran Khusus Oleh-Oleh
Sama seperti tiket dan akomodasi, oleh-oleh juga perlu masuk dalam perencanaan anggaran liburan.
Tentukan batas maksimal belanja oleh-oleh agar tidak tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak perlu.
3. Cari Pusat Oleh-Oleh Lokal yang Terjangkau
Hindari membeli oleh-oleh di tempat wisata utama yang biasanya mematok harga lebih tinggi.
Cari pasar tradisional, toko lokal, atau pusat oleh-oleh resmi yang menawarkan harga lebih bersahabat dengan kualitas serupa.
4. Pilih Oleh-Oleh yang Ringan dan Praktis
Pilih oleh-oleh yang tidak berat atau memakan tempat di koper, seperti makanan kering khas daerah, gantungan kunci, tas kain, atau produk kerajinan lokal.
Selain hemat ruang, ongkos bagasi juga bisa lebih ringan.
5. Belanja dalam Jumlah Besar untuk Efisiensi
Jika memungkinkan, beli oleh-oleh dalam jumlah besar atau grosir.
Misalnya, membeli satu dus camilan khas daerah lalu dibagi ke dalam kemasan kecil untuk beberapa orang.
Cara ini jauh lebih hemat dibanding membeli satuan. (opi)
Editor : Nofilawati Anisa