Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Jawa Timur Boyong Penghargaan Terbanyak di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024

Mus Purmadani • Selasa, 19 November 2024 | 01:21 WIB

 

BAHAGIA: Pemprov Jatim mendapat penghargaan terbanyak pada saat malam penganugerahan Anugerah Desa Wisata Indonesia yang digelar Kementerian Pariwisata, di Teater Tanah Airku, TMII, Minggu (17/11).
BAHAGIA: Pemprov Jatim mendapat penghargaan terbanyak pada saat malam penganugerahan Anugerah Desa Wisata Indonesia yang digelar Kementerian Pariwisata, di Teater Tanah Airku, TMII, Minggu (17/11).

RADAR SURABAYA BISNIS - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mendapatkan penghargaan terbanyak pada saat malam penganugerahan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata, di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (17/11).

Dalam kesempatan tersebut telah diumumkan para juara dengan delapan kategori yang dilombakan dan diikuti oleh 50 finalis ADWI 2024.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan Desa Wisata adalah salah satu ujung tombak pariwisata Indonesia dan akan menjadi prioritas utama dalam masa jabatannya.

"Desa wisata adalah akar rumput yang kuat yang telah memperlihatkan kepada dunia, bahwa Indonesia dibalik alamnya yang indah, terdapat masyarakatnya yang hangat dan penuh dedikasi mengembangkan daerahnya," katanya.

Untuk diketahui, Desa Wisata Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur ini merupakan satu-satunya desa wisata di Kota Brem yang mengusung tema kebudayaan dan kearifan lokal yang sangat kental.

Menjunjung tinggi adat istiadat yang menjadi warisan dari nenek moyang serta turut melestarikan budaya dan tradisi berupa sistem pengetahuan, nilai, pandangan hidup, persepsi, dan kesenian.

Berikut daftar Desa Wisata Jawa Timur peraih Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024:
*Juara 1, Kategori Digital Desa Gunungsari, Kabupaten Madiun juga mendapat nominasi Kategori Kelembagaan dan SDM dan juga Kategori Maju.
*Juara 2, Kategori Kelembagaan dan SDM Desa Adat Osing Kemiren, Kabupaten Banyuwangi juga mendapat nominasi Kategori Digital dan kategori Maju.
*Juara 2 Kategori Maju Desa Dewi Anom, Kabupaten Malang.

Adapun Desa Wisata Sempu dari Kabupaten Kediri masuk pada kategori nominasi Desa Wisata Resiliensi.

Yakni Desa Wisata yang mampu menghadapi dan mengatasi situasi yang berisiko (to bounce back) dalam pengelolaan desa wisatanya setelah pandemi.

Atas penghargaan tersebut, Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya atas dedikasi dan keseriusan seluruh pihak dalam mengembangkan sektor pariwisata di Jawa Timur.

Menurutnya, tiga penghargaan ini menjadi penanda bahwa Jawa Timur memiliki potensi pariwisata yang unggul dan tidak kalah dari provinsi lainnya.

"Alhamdulillah, Desa Wisata kita kembali meraih penghargaan dari ADWI. Ini tandanya, desa wisata kita semakin maju dengan keunggulan pariwisata. Dengan sekitar 1.391 jumlah destinasi wisata dan 630 desa wisata di Jawa Timur, kita tidak kalah dengan daerah lainnya," katanya, Senin (18/11).

Dia menambahkan, penghargaan yang diterima ini juga merupakan bentuk amanah sekaligus kesempatan yang diberikan oleh pemerintah pusat bagi Jawa Timur untuk melakukan promosi seluas-luasnya baik di level domestik maupun mancanegara.

Oleh sebab itu, dukungan dari pemerintah provinsi juga diharapkan bisa hadir guna memaksimalkan potensi yang dimiliki tiga desa wisata tersebut.

"Insyaallah pada 2025 mendatang, melalui Disbudpar akan dilakukan Empowerment and Resilience, berupa pelatihan atau bimtek atau promotion engagement dan bantuan sarana sesuai dengan hasil kurasi dan kebutuhan desa," terang Adhy.

Tidak hanya dukungan dari pemerintah, Adhy Karyono juga mengajak seluruh elemen, baik swasta hingga masyarakat untuk turut serta dalam berbagai upaya guna memajukan pariwisata di Jawa Timur.

"Utamanya dengan pemanfaatan digitalisasi. Saat ini, promosi bisa dilakukan seluas mungkin secara digital. Mulai dari level pusat hingga yang ada di desa harus bisa melek teknologi dan promosi digitalnya," kata Adhy.

"Kita juga bisa libatkan Gen Z yang mana healing merupakan salah satu kebutuhan Lifestyle mereka," pungkasnya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Kemiren Banyuwangi #pemprov jatim #desa dewi anom kabupaten malang #Anugerah Desa Wisata Indonesia #desa gunungsari kabupaten madiun #Desa Adat Osing