Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Bisnis RHU Menjamur Merata di Kota Surabaya, di Mana Lokasi Favorit Investor?

Dimas Mahendra • Minggu, 1 September 2024 | 04:51 WIB
BARU: Pengendara kendaraan bermotor melintas tak jauh dari bangunan RHU di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Jumat (30/8).
BARU: Pengendara kendaraan bermotor melintas tak jauh dari bangunan RHU di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Jumat (30/8).

SURABAYA - Geliat bisnis rumah hiburan umum (RHU) di Surabaya mengalami tren kenaikan.

Bisnis ini banyak diminati sejak lima tahun ke belakang. Terlebih setelah tak ada lagi pandemi.

Setiap tahunnya selalu ada jenis RHU baru yang berdiri di Kota Pahlawan.

Taufiq Ervantri, Ketua Tim Kerja Pengembangan Potensi dan Pengendalian Penanaman Modal DPMPTSP Surabaya mengungkapkan, sebaran bisnis RHU ini hampir merata di semua wilayah Surabaya.

Mulai dari kawasan Surabaya Selatan, Timur, Utara, Pusat, hingga ke Barat, banyak bertebaran.

Pertumbuhan RHU baru ini menurut dia bersaing dengan jenis bisnis lainnya seperti cafe dan restoran.

"Iya perkembangan RHU ini lumayan di Surabaya. Hampir di setiap sisi ada. Trenya banyak diminati sekitar lima tahun ke belakang," kata Taufiq di konfirmasi, Jumat (30/8).

Paling banyak, dia menyebutkan, sebarannya ada di wilayah pusat.

Tepatnya, ada di kawasan Kecamatan Tegalsari. Selain itu, sebaran yang cukup lumayan juga ada di wilayah Kertajaya.

Setiap tahunnya, bisnis RHU baru ini menurut dia selalu bertambah dan berkembang.

"Kalau dari wilayah paling banyak memang ada di pusat. Tahun ini saja ada lima RHU baru di Surabaya. Ada di pusat itu ada, lalu di Jemursari itu ada dua yang baru. Lalu di Ciputra itu juga ada," sebutnya.

Jenis bisnis RHU ini biasanya menurut dia juga merangkap dengan restoran juga.

Sehingga jenis perizinannya cukup kompleks. Sebutlah semisal di salah satu RHU yang ada restorannya, pengusaha harus melakulan perizinan mulai daro KBLI untuk makanan restorannya.

Lalu bila ada minuman kerasnya, maka juga harus memiliki izin edar miras.

"Tapi tempatnya sama. RHU itu biasanya ada dua sampai tiga jenis izinnya. Biasanya RHU itu lebih dari dua ijin karena ada Bar dan restorannya," ujarnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan kalau realisasi investasinya tiap tahun selalu meningkat.

Sebutlah pada tahun 2023 kemarin, realisasi dari kategori penyediaan akomodasi dan makan minum untuk RHU ini mencapai angka Rp 1,8 triliun.

Sedangkan tahun ini, di semester pertama saja angkanya sudah sampai di Rp 987 miliar.

"Insyaallah (meningkat) nggih. Karena tren dari realisasi investasi di triwulan ke tiga dan empat itu biasanya meningkat dari triwulan satu dan dua," pungkasnya. (dim/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#kota surabaya #restoran #kota pahlawan #tegalsari #rhu #Kertajaya #surabaya pusat #rumah hiburan umum #investasi #investor