Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Referensi Tempat Wisata Edukasi di Surabaya

Nurista Purnamasari • Rabu, 15 Mei 2024 | 16:44 WIB
Ada banyak destinasi wisata di Surabaya yang tak hanya menyuguhkan pengalaman rekreasi, namun juga edukasi.
Ada banyak destinasi wisata di Surabaya yang tak hanya menyuguhkan pengalaman rekreasi, namun juga edukasi.

RADAR SURABAYA BISNIS – Mengisi hari libur dengan berwisata tentunya menjadi pilihan yang menyenangkan.

Kegiatan di hari libur, khususnya bagi anak-anak akan terasa tidak membosankan dan bisa menambah pengalaman mereka.

Akan tetapi jika ingin berwisata sekaligus menyelipkan pengetahuan dan wawasan, ada beberapa destinasi wisata edukasi yang bisa menjadi pilihan.

Berikut referensi beberapa destinasi wisata edukasi di Kota Surabaya:

1. Taman Lalu Lintas
Taman Lalu Lintas ini berbeda dari taman biasanya. Karena menyediakan fasilitas rekreasi yang bervariasi.

Lokasinya di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) lantai 4, tepatnya di Jalan Joyoboyo nomor 1, Surabaya.

Taman Lalu Lintas yang ada di Terminal Intermoda Joyoboyo.
Taman Lalu Lintas yang ada di Terminal Intermoda Joyoboyo.

Di tempat itu menyediakan mobil atau motor mainan sebagai wahana bermain untuk anak-anak.

Taman Lalu Lintas itu menjadi sarana edukasi sekaligus rekreasi, dimana selain dapat menikmati wahana yang ada, anak-anak sekaligus belajar mengenai lalu lintas dan berbagai rambu-rambu, serta aturan dan keamanan terkait lalu lintas. Di sini juga ada petugas yang akan memandu.

Target pengunjung taman ini adalah siswa PAUD dan TK. Tiket masuknya pun gratis.

Untuk masuk taman ini bisa dilakukan secara berkelompok, yakni minimal 15 peserta untuk bermain di sana. Pengunjung bisa melakukan reservasi secara online.

2. Kebun Binatang Surabaya
Kebun Binatang Surabaya (KBS) atau Surabaya Zoo adalah salah satu kebun binatang yang populer di Indonesia dan terletak di Surabaya.

Di sini pengunjung bisa rekreasi sekaligus edukasi mengenai dunia hewan.

Di dalamnya terdapat lebih dari 230 spesies satwa yang berbeda yang terdiri lebih dari 2.179 ekor satwa.

Termasuk di dalamnya satwa langka Indonesia maupun dunia terdiri dari Mamalia, Aves, Reptilia, dan Pisces.

KBS merupakan kebun binatang yang pernah terlengkap se-Asia Tenggara.

Tak hanya melihat satwa dan informasi seputarnya, di KBS juga terdapat atraksi satwa yang pastinya menarik untuk dinikmati.

Di Kebun Binatang Surabaya pengunjung bisa menambah pengetahuan seputar fauna.
Di Kebun Binatang Surabaya pengunjung bisa menambah pengetahuan seputar fauna.

Dengan harga tiket Rp 15.000 per orang, pengunjung bisa menjelajahi dunia satwa di KBS seluas 15 hektare.

Kebun Binatang Surabaya yang dahulu hanya sekadar untuk tempat penampungan satwa eksotis koleksi pribadi telah dikembangkan fungsinya menjadi sarana perlindungan dan pelestarian, pendidikan, penelitian, dan rekreasi.

Binatang-binatang yang menjadi koleksi KBS dari tahun ke tahun jumlah dan jenisnya terus bertambah, baik berasal dari luar negeri maupun yang berasal dari dalam negeri.

Kebun Binatang Surabaya memiliki beberapa wahana-wahana yang bisa dinikmati oleh pengunjung, antara lain tunggang satwa seperti gajah dan unta, berfoto bersama satwa, Kids zoo, wisata perahu yang mengelilingi pulau bekantan, animal edutainment dan yang terakhir Aquanoctudio .

3. Tugu Pahlawan
Tugu Pahlawan merupakan monumen bersejarah di kota Surabaya. Tugu Pahlawan dibangun untuk memperingati peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

Tinggi monumen ini adalah 41,15 meter dan berbentuk lingga atau paku terbalik.

 

Tubuh monumen berbentuk lengkungan-lengkungan (canalures) sebanyak 10 lengkungan, dan terbagi atas 11 ruas.

Tinggi, ruas dan canalures mengandung makna tanggal 10, bulan 11, tahun 1945.

Suatu tanggal bersejarah, bukan hanya bagi penduduk Kota Surabaya, tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tugu Pahlawan dan Museum 10 November.
Tugu Pahlawan dan Museum 10 November.

Tugu Pahlawan didirikan pada tanggal 10 November 1951 dan diresmikan pada tanggal 10 November 1952 oleh Presiden Soekarno.

Dengan tujuan untuk mengenang sejarah perjuangan para pahlawan kemerdekaan bangsa Indonesia dalam pertempuran 10 Nopember 1945 di Surabaya.

Pada tanggal 10 November 1991 mulai dibangun Museum Sepuluh November dengan luas 1.366 meter persegi pada kedalaman 7 meter di bawah permukaan tanah di areal kompleks Tugu Pahlawan.

Tujuannya untuk mendukung keberadaan Tugu Pahlawan serta melengkapi fasilitas sejarahnya dan diresmikan pada tanggal 19 Februari 2000 oleh Presiden KH Abdurrahman Wahid.

Di dalam Museum 10 Nopember terdapat ratusan koleksi seperti koleksi foto, senjata rampasan dan artefak peninggalan pertempuran di Surabaya dan fasilitas pendukung lain yaitu diorama elekronik dan diorama statis.

Tugu Pahlawan dan Museum 10 Nopember menjadi tujuan yang tepat jika ingin berwisata sekaligus edukasi.

Dengan mengunjungi tempat ini akan lebih tahu tentang perjuangan kemerdekaan di Surabaya hingga kenapa Surabaya mendapat julukan Kota Pahlawan.

Untuk masuk Tugu Pahlawan gratis, sedangkan ke Museum 10 Nopember dikenakan tarif Rp 8.000 untuk umum sedangkan pelajar dan mahasiswa gratis.

4. Taman Flora Bratang
Taman Flora Bratang merupakan fasilitas umum yang dibangun oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk memfasilitasi warganya dengan sarana hiburan dan rekreasi keluarga.

Taman ini juga memiliki nilai edukasi karena bisa berinteraksi dengan lingkungan dan beberapa hewan yang ada di sana.

Di sana anak-anak juga dapat belajar mengenai berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang ada di taman tersebut.

Taman yang diresmikan pada tahun 2007 ini juga menjadi paru-paru kota Surabaya yang berfungsi untuk menanggulangi polusi.

Pengunjung bisa berinteraksi dengan hewan di Taman Flora Bratang.
Pengunjung bisa berinteraksi dengan hewan di Taman Flora Bratang.

Taman Flora sendiri dahulu bernama Kebun Bibit karena memang fungsinya sebagai tempat pembibitan di Surabaya.

Setelah dialihfungsikan menjadi taman kota, lokasi pembibitan dipindahkan ke Taman Bibit Wonorejo.

Di sana pengunjung dapat menikmati beragam jenis tanaman seperti umbi-umbian, pandanus, kana, tanaman teh-tehan, gandarusa, spider, matoa, beringin dan lain sebagainya.

Koleksi fauna dari taman di Surabaya yang satu ini juga cukup beragam seperti rusa, burung, ikan, ungags, dan lain sebagainya.

Di sana juga terdapat arena bermain anak, kolam buatan, jalur refleksi, air mancur dan olahraga yang ramah anak sehingga taman ini cocok untuk anak-anak belajar sembari menikmati suasana yang rindang dan sejuk.

5. Museum Pendidikan Dokter Surabaya
Museum Pendidikan Dokter Surabaya adalah museum khusus yang mengoleksi berbagai buku kedokteran dan peralatan medis.

Pembangunan Museum Pendidikan Dokter Surabaya awalnya bertujuan untuk menyiapkan ruang pendidikan bagi Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga (Unair).

Letak gedung museum ini di bagian barat gedung utama Fakultas Kedokteran.

Arsitektur gedungnya menggunakan gaya arsitektur Hindia Baru.

Koleksi museum berasal dari masa Nederlandsch Indische Artsen School hingga masa sekarang.

Buku kedokteran yang dikoleksi masih dalam bahasa Belanda. Kolesi buku berasal dari karya tulis ilmiah pemerintahan Hindia Belanda bersamaan dengan sekolah STOVIA.

Di museum tersebut pengunjung dapat melihat lini masa perkembangan kedokteran di Indonesia, khususnya di Surabaya.

Museum Pendidikan Dokter Surabaya yang ada di Fakultas Kedokteran Unair.
Museum Pendidikan Dokter Surabaya yang ada di Fakultas Kedokteran Unair.

Berbagai koleksi seperti buku, peralatan kedokteran, diorama, dan beragam informasi seputar perkembangan dunia kedokteran bisa ditemukan di sana.

Museum Pendidikan Dokter Surabaya menyimpan sejarah panjang berdirinya Fakultas Kedokteran di Indonesia, khususnya Surabaya.

Museum ini menjadi salah satu jujukan wisata museum di Surabaya yang diminati.

Tentunya akan menambah pengetahuan dan wawasan seputar dunia perkembangan kedokteran di Surabaya.

Ditambah lagi, pengunjung bisa menikmati bangunan era colonial bergaya hindia baru yang megah.

Museum ini tak hanya untuk kalangan internal Fakultas Kedokteran Unair, melainkan juga dibuka untuk umum.

Itulah beberapa referensi tempat rekreasi yang sekaligus bisa memberikan edukasi dan bisa menjadi pilihan untuk agenda hari libur. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#tugu pahlawan #kebun binatang surabaya #wisata edukasi #destinasi wisata #taman lalu lintas #wisata surabaya