Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Jadwal Imsakiyah Surabaya Hari Ini, Jumat 29 Maret 2024

Nurista Purnamasari • Jumat, 29 Maret 2024 | 07:05 WIB
Photo
Photo

RADAR SURABAYA BISNIS – Hari ini puasa telah memasuki memasuki hari kedelapanbelas.

Umat muslim menjalankan ibadah puasa dengan menyantap sahur pada jam makan sebelum fajar menjelang subuh.

Setelah itu, tidak diperbolehkan makan dan minum apa pun, termasuk air putih hingga waktu berbuka puasa setelah matahari terbenam atau disebut juga iftar.

Bagi sebagian orang, menjalankan puasa adalah hal yang mudah. Namun, bagi yang lainnya, ini malah menjadi tantangan.

Rasa lapar dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk saat bekerja.

Lalu makanan apa saja yang perlu dikonsumsi saat sahur dan iftar agar tubuh tetap fit selama berpuasa?

Saat sahur tubuh mempersiapkan diri supaya bisa menjalani ibadah puasa. Sangat penting mengonsumsi makanan yang tepat agar rasa lapar di siang hari bisa dikurangi.

Untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi tubuh saat berpuasa selama Ramadan perlu mengonsumsi makanan kaya protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral, serta air putih yang cukup.

Sebaiknya menu sahur terdiri dari makanan yang ringan, sehat, dan mengenyangkan.

Makanan seperti produk susu dan sayuran segar, keju, telur, tomat, mentimun, minyak zaitun, dan buah-buahan sangat disarankan.

Untuk menjaga cairan tubuh disarankan untuk minum dua hingga tiga liter air putih antara waktu buka puasa dan sahur agar hidrasi tubuh terjaga selama puasa.

Mengonsumsi karbohidrat kompleks saat sahur seperti jenis gandum utuh juga jadi pilihan yang baik.

Karbohidrat kompleks mendukung pelepasan energi yang lamban sehingga bisa merasa kenyang lebih lama.

Beberapa studi menunjukkan bahwa serat dari kacang-kacangan, kacang polong, dan kacang arab dapat meningkatkan rasa kenyang lebih dari 30 persen.

Menghindari makanan asin dan asupan kafein saat sahur juga penting untuk mencegah rasa haus.

Sementara saat berbuka puasa, umumnya dianjurkan untuk mengonsumsi banyak cairan dan makanan yang mengandung sedikit gula alami untuk mendapatkan energi.

Kurma menjadi pilihan yang tepat, karena sudah menjadi tradisi berbuka puasa sejak zaman Nabi Muhammad SAW.

Makanan seperti sup juga disarankan untuk berbuka puasa karena biasanya mengandung kacang-kacangan yang bisa memberi nutrisi dan serat tanpa membuat terlalu kenyang.

Saat berbuka sebaiknya tidak langsung makan makanan yang berat dan berlemak karena bisa membuat merasa lelah dan lemas.

Pastikan makanan yang dikonsumsi saat buka puasa seimbang antara makanan bertepung, termasuk gandum utuh, sayuran dan buah kaya serat, produk susu, dan makanan kaya protein seperti daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan.

Dianjurkan juga untuk menahan keinginan mengonsumsi banyak makanan manis dan makanan pencuci mulut yang dapat menyebabkan berat badan naik.

Sebagian ahli gizi juga menyarankan untuk membagi makanan iftar menjadi dua, daripada langsung menyantap makan besar sekali duduk. Dengan membagi makanan menjadi dua tahap, lonjakan gula darah yang tinggi bisa dihindari, serta mengurangi risiko gangguan pencernaan. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#ramadan #iftar #surabaya #jadwal imsakiyah #makanan #sahur