Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Kuliner Timur Tengah: Nikmati Arabian Spicy Lamb dengan Bumbu Olahan Khas Oman

Rahmat Sudrajat • Kamis, 7 Maret 2024 | 21:21 WIB
OTENTIK: Arabian Spicy Lamb diolah dengan bumbu yang didatangkan langsung dari Oman.
OTENTIK: Arabian Spicy Lamb diolah dengan bumbu yang didatangkan langsung dari Oman.

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) – Menjelang bulan Ramadan biasanya banyak restoran dan hotel yang berlomba-lomba menyajikan menu makanan khas masing-masing.

Karena momennya adalah Ramadan, Sebagian besar yang disajikan adalah olahan kuliner khas Middle East atau Timur Tengah.

Salah satunya yakni di Hotel JW Marriott Surabaya yang menghadirkan masakan Timur Tengah dengan bahan olahan dan rempah dari Oman.

Yang jadi andalannya adalah Arabian Spicy Lamb. Olahan daging domba ini dibuat khusus menggunakan rempah dari Oman.

Mohammed, chef yang didatangkan langsung dari Oman menuturkan, olahan kambing saat berbuka puasa menjadi menu andalan dan wajib di Oman.

Untuk memasak kambing tersebut dibutuhkan waktu 12 jam jika di Oman.

Namun ketika di Indonesia ia hanya butuh waktu 6 jam untuk memasak daging.

"Karena ya, kualitas dagingnya juga beda. Jadi lebih cepat untuk memasaknya kalau di sini," kata Mohammed, Rabu (6/3).

Selain itu ada menu-menu arabian lainnya seperti Chicken Moussaka maupun Lamb Tagine.

Menu Middle East itu juga diracik langsung oleh chef dari Timur Tengah.

Nampaknya menu olahan khas Timur Tengah memang menjadi primadona sendiri saat Ramadan, khususnya untuk santap berbuka.

Sementara itu, Yudi Hendrasyah, Director of Food and Beverage Hotel JW Marriott Surabaya mengatakan, ada 55 menu yang akan tersaji saat berbuka puasa.

"Dari 55 menu itu, setiap hari pasti berbeda. Tidak hanya menu Middle East saja, ada juga menu lokal (Indonesia) yang terbilang otentik," kata Yudi

Lebih lanjut ia menerangkan, seperti menu daging kambing itu dipilih secara langsung dalam menu Arabian Spicy Lamb karena terlihat otentik dengan cita rasa rempah. Bahkan ada nasi yang juga langsung didatangkan dari Oman.

"Untuk chef-nya kita juga datangkan dari Oman langsung. Karena dia yang tahu kualitas bumbu dan cara masaknya yang otentik," tuturnya.

Selama bulan Ramadan, dalam resto itu setiap berbuka tiba akan ada live cooking dengan berbagai menu.

Olahan daging menjadi menu utama dalam kuliner Timur Tengah.
Olahan daging menjadi menu utama dalam kuliner Timur Tengah.

Tak hanya itu, pengunjung juga akan disambut tarian Sufi baik ketika akan masuk resto maupun saat hendak keluar dari resto.

Selain menu Timur Tengah ada juga menu Indonesia seperti lontong sayur, rujak hingga bakso.

Executive Chef Hotel JW Marriott Surabaya, Rio Abednego mengatakan, kehadiran menu Nusantara ini untuk menambah cita rasa kuliner berpadu dengan kuliner Timur Tengah.

"Sebetulnya hampir sama lidah orang Indonesia dengan Timur Tengah. Karena menu Indonesia juga ada rempahnya. Seperti kayu manis," ujar Rio. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#ramadan #timur tengah #jw marriott surabaya #oman #kuliner