Airbus A380 Emirates Isi 92.901 Liter Avtur di Soekarno-Hatta, Begini Prosesnya

Hany Akasah • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:06 WIB
Pesawat Airbus A380 Emirates mendapatkan layanan pengisian bahan bakar dari PT Pertamina Patra Niaga di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Pesawat Airbus A380 Emirates mendapatkan layanan pengisian bahan bakar dari PT Pertamina Patra Niaga di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

radarsurabayabisnis.id - Pesawat Airbus A380 milik Emirates kembali menunjukkan tingginya kebutuhan layanan penerbangan berbadan lebar saat beroperasi di Indonesia. Pesawat terbesar dalam armada komersial Emirates tersebut mendapatkan layanan pengisian bahan bakar dari PT Pertamina Patra Niaga di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Pesawat tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (8/8). Untuk penerbangan Emirates EK359 dengan rute Jakarta-Dubai, Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Soekarno-Hatta menyalurkan sebanyak 92.901 liter avtur.

Proses pengisian bahan bakar berlangsung aman dan lancar. Layanan tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan fasilitas, peralatan, ketersediaan avtur, serta sumber daya manusia Pertamina Patra Niaga dalam menangani pesawat berbadan lebar seperti Airbus A380.

Baca Juga: Prabowo Panggil Dirut Pertamina ke Hambalang, Instruksikan Pemangkasan Struktur BUMN

Pertamina Siapkan Peralatan Khusus untuk A380

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, melayani Airbus A380 membutuhkan kesiapan sistem secara menyeluruh. Tidak hanya memastikan ketersediaan avtur, tetapi juga memastikan seluruh proses pengisian memenuhi standar keselamatan.

“Melayani Airbus A380 bukan hanya mengenai ketersediaan avtur, tetapi juga kesiapan sistem pengisian secara menyeluruh. Semua aspek harus dipastikan berjalan optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Kitty.

Untuk melayani pesawat wide body seperti Airbus A380, AFT Soekarno-Hatta menggunakan hydrant dispenser dengan laju alir sekitar 2.500 hingga 4.000 liter per menit.

Kapasitas tersebut jauh lebih besar dibandingkan peralatan pengisian yang digunakan untuk pesawat narrow body. Peralatan narrow body umumnya memiliki laju alir sekitar 1.000 hingga 1.500 liter per menit dengan satu selang.

Baca Juga: Dukung UMKM Naik Kelas, Produk Kreatif Mitra Binaan Pertamina Patra Niaga Warnai Surabaya Great Expo 2026

Kebutuhan Avtur A380 Sangat Besar

Menurut Kitty, pesawat berbadan lebar membutuhkan bahan bakar dalam jumlah besar sehingga harus didukung peralatan dengan kapasitas pengisian yang memadai.

Kesiapan sistem, fasilitas, dan personel menjadi faktor penting agar proses pengisian dapat berlangsung cepat sekaligus tetap aman dan sesuai prosedur.

“Dengan kebutuhan bahan bakar yang besar, pesawat wide body membutuhkan peralatan dengan kapasitas pengisian yang sesuai. Kesiapan sistem, fasilitas, dan personel menjadi kunci agar proses berlangsung optimal dan aman,” katanya.

Selain kapasitas pengisian, Pertamina Patra Niaga juga memastikan kualitas avtur jenis Jet A-1 tetap terjaga. Pengendalian mutu dan prosedur ketat diterapkan untuk memastikan kualitas serta ketertelusuran bahan bakar selama proses distribusi hingga pengisian ke pesawat.

Pertamina Pastikan Kualitas Avtur Tetap Terjaga

Kitty menegaskan aspek keselamatan dan kualitas bahan bakar menjadi prioritas dalam setiap layanan aviasi. Pengalaman melayani Airbus A380 juga menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga memperkuat keandalan layanan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.

“Keselamatan dan kualitas bahan bakar tidak dapat dikompromikan. Pengalaman melayani A380 ini menjadi bagian dari komitmen kami menjaga keandalan dan keunggulan operasional layanan aviasi di Soekarno-Hatta,” ujarnya.

Keberhasilan melayani Airbus A380 Emirates menunjukkan kesiapan AFT Soekarno-Hatta dalam mendukung kebutuhan bahan bakar pesawat berbadan lebar. Dengan fasilitas berkapasitas tinggi dan dukungan sumber daya manusia, layanan pengisian avtur untuk pesawat jumbo dapat dilakukan secara aman dan sesuai standar operasional.

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surabaya
Airbus A380 Emirates Soekarno-Hatta avtur Pertamina Patra Niaga