Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Urai Kepadatan Ketapang–Gilimanuk, Pelindo Siap Optimalkan Rute Celukan Bawang–Jangkar

Riri Masfardian • Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:52 WIB
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menyatakan kesiapan penuh mendukung pengembangan lintasan penyeberangan baru yang menghubungkan Pelabuhan Celukan Bawang (Bali) dengan Pelabuhan Jangkar (Jawa Timur). (Ist/Radar Surabaya Bisnis)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menyatakan kesiapan penuh mendukung pengembangan lintasan penyeberangan baru yang menghubungkan Pelabuhan Celukan Bawang (Bali) dengan Pelabuhan Jangkar (Jawa Timur). (Ist/Radar Surabaya Bisnis)

RADAR SURABAYA BISNIS – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pengembangan lintasan penyeberangan baru yang menghubungkan Pelabuhan Celukan Bawang di Bali dengan Pelabuhan Jangkar di Situbondo, Jawa Timur.

Rute alternatif ini diproyeksikan untuk memecah arus kendaraan sekaligus mereduksi kepadatan ekstrem yang kerap terjadi di jalur penyeberangan utama Ketapang–Gilimanuk, terutama saat momentum libur panjang.

Rencana strategis ini dibahas mendalam dalam rapat koordinasi antara Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Baca Juga: Langkah Nyata Pelindo Berdayakan Masyarakat Sekitar Pelabuhan, Terminal Petikemas dan Terminal Teluk Lamong Salurkan Bantuan Sarana Publik

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menjelaskan bahwa optimalisasi pelabuhan alternatif ini merupakan respons taktis pemerintah demi mewujudkan sistem konektivitas Jawa–Bali yang lebih andal dan terdistribusi.

“Pengembangan lintasan penyeberangan Celukan Bawang–Jangkar merupakan salah satu upaya konkret untuk mendistribusikan arus kendaraan agar tidak lagi menumpuk dan terpusat di Ketapang–Gilimanuk. Melalui opsi lintasan ini, kami membidik peningkatan kualitas pelayanan publik serta pemangkasan waktu antrean saat puncak pergerakan masyarakat,” papar Menhub Dudy.

Dudy menambahkan, realisasi rute baru ini menuntut sinergi ketat dan komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders), mulai dari otoritas pusat, pemprov terkait, hingga kesiapan operator pelabuhan serta armada penyeberangan di lapangan.

Baca Juga: Bukan Cuma Soal Logistik, Belajar di Terminal Petikemas Pelindo Kini Jadi Sarana Edukasi Antinarkoba dan Siaga Bencana

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur dan fasilitas pelabuhan di bawah kelolaan Pelindo dipastikan siap menyokong kebijakan perluasan jaringan logistik dan transportasi tersebut.

“Pelindo siap mengamankan kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai alternatif penyeberangan menuju Pelabuhan Jangkar. Langkah ini tidak hanya memperluas variasi pilihan akses bagi masyarakat, tetapi juga secara efektif mengurangi beban komparatif lalu lintas Ketapang–Gilimanuk,” tegas Achmad.

Lebih lanjut, Achmad menilai pembukaan jalur Celukan Bawang–Jangkar memiliki nilai strategis ganda. Selain mengurai kemacetan, koridor baru ini diyakini mampu merangsang pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Bali bagian utara melalui pemerataan distribusi arus barang dan mobilitas manusia.

Baca Juga: Terima Kunjungan Wakil BP BUMN di Pelabuhan Tanjung Perak, Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa Pastikan Kesiapan Angkutan Laut Nataru 2025/2026

"Sebagai tindak lanjut, Pelindo akan intensif berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Pemprov Jatim, dan Pemprov Bali untuk mengidentifikasi sekaligus memastikan pemenuhan seluruh aspek kesiapan teknis infrastruktur maupun operasional pelabuhan agar dapat berjalan terukur dengan mengedepankan standar keselamatan tinggi," pungkas Achmad. (rir/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : radar surabaya bisnis
jawa bali pelabuhan surabaya pelindo