Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Kedelai dan Garam Merangkak Naik, Biaya Produksi Sektor Kuliner Jatim Mulai Terkerek

Hany Akasah • Kamis, 18 Juni 2026 | 10:50 WIB
ZONA MERAH : Kamis (18/06/2026), komoditas kedelai (impor & lokal) serta garam beryodium terpantau mengalami kenaikan harga.
ZONA MERAH : Kamis (18/06/2026), komoditas kedelai (impor & lokal) serta garam beryodium terpantau mengalami kenaikan harga.

 

RADAR SURABAYA BISNIS - Berdasarkan data terbaru dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok Jawa Timur pada Kamis (18/06/26) sejumlah komoditas pangan penting tercatat mengalami tren kenaikan harga di tingkat konsumen.

Dua di antaranya yang menjadi sorotan adalah kelompok kacang kedelai dan garam beryodium. Kenaikan serentak pada komoditas ini dikhawatirkan dapat memicu efek domino terhadap biaya produksi industri makanan skala rumah tangga, terutama para pengrajin tahu, tempe, serta sektor kuliner lainnya di wilayah Jawa Timur.

Komoditas kacang kedelai mengalami lonjakan harga baik untuk varian impor maupun lokal.

Harga kedelai impor tercatat merangkak naik sebesar Rp70 atau sekitar 0,55%, dari yang sebelumnya Rp12.577 per kilogram menjadi Rp12.646 per kilogram.

Baca Juga: Sentuh Rp2,7 Juta Setelah Koreksi Terdalam, Buyback Emas Antam Justru Jatuh Lebih Jauh

Sementara itu, kedelai lokal mengalami kenaikan yang sedikit lebih tinggi, yakni sebesar Rp92 atau 0,71%, sehingga harganya kini bertengger di angka Rp13.085 per kilogram setelah sebelumnya berada di posisi Rp12.993 per kilogram.

Tidak hanya kedelai, komoditas bumbu dapur utama seperti garam beryodium juga ikut merosot ke zona merah alias mengalami kenaikan harga. Dalam laporan yang sama, garam beryodium jenis bata mengalami kenaikan sebesar Rp23 per buah atau naik 1,17%, membawa harganya dari Rp1.927 menjadi Rp1.950 per buah.

Di sisi lain, garam halus beryodium juga mengalami kenaikan tipis sebesar Rp6 per kilogram atau sekitar 0,06%, bergerak naik dari harga kemarin sebesar Rp9.314 menjadi Rp9.320 per kilogram.

Pemerintah daerah diharapkan dapat terus memantau pergerakan harga ini agar laju inflasi bahan pangan tetap terkendali dalam beberapa waktu ke depan. (nov/han)

Editor : Hany Akasah
#industri makanan #jatim #kedelai #garam #kuliner