Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Pertamax Tembus Rp 16.250 per Liter, Seberapa Mahal Bensin Kita Dibanding Negara ASEAN?

Hany Akasah • Kamis, 11 Juni 2026 | 10:19 WIB
ISI BENSIN: Aktivitas pengisian BBM di salah satu SPBU.
ISI BENSIN: Aktivitas pengisian BBM di salah satu SPBU.

RADAR SURABAYA BISNIS – Keputusan PT Pertamina (Persero) untuk melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi per 10 Juni 2026 kembali menjadi sorotan publik. 

Langkah ini memicu tanda tanya di kalangan masyarakat, dengan harga baru tersebut, seberapa kompetitif posisi tarif energi di Indonesia jika diadu dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara?

Berdasarkan data terbaru, harga Pertamax (RON 92) di wilayah Jabodetabek mengalami lonjakan menjadi Rp 16.250 per liter. Angka ini naik sebesar Rp 3.950 dari harga sebelumnya yang dipatok Rp 12.300 per liter.

Baca Juga: Harga Ayam Anjlok di Bawah Acuan, Bapanas Siapkan Intervensi untuk Selamatkan Peternak

Tidak hanya itu, varian Pertamax Green juga tak luput dari penyesuaian. Harganya terkerek naik sebesar Rp 4.100, dari sebelumnya Rp 12.900 kini menembus angka Rp 17.000 per liter. 

Penyesuaian yang didasarkan pada regulasi ini disebut bertujuan untuk menjaga keseimbangan bisnis serta memastikan kepastian pasokan energi nasional.

Meski mengalami tren kenaikan, posisi harga BBM di Indonesia jika dilihat dari kacamata regional ASEAN berada di tingkat menengah. Mari kita intip perbandingannya.

Baca Juga: Purbaya Ungkap Strategi Baru, Ekonomi Indonesia Ditargetkan Tumbuh hingga 6,5 Persen

Di bawah harga domestik, negara jiran Malaysia mematok bensin RON 95 subsidi di angka yang sangat rendah, yakni Rp 8.796 per liter. Namun, untuk jenis RON 95 non-subsidi, harganya berada di kisaran Rp 16.444 per liter. 

Sementara itu, di Vietnam, harga BBM bernilai oktan 92 dibanderol di kisaran Rp 14.873 per liter.

Di sisi lain, harga BBM di beberapa negara ASEAN tercatat jauh lebih mencekik. Di Thailand, harga bensin RON 95 dibanderol mencapai Rp 28.765 per liter. 

Baca Juga: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Borong 61,85% Saham VISI Senilai Rp178 Miliar, Resmi Jadi Pengendali Baru

Puncaknya berada di negara maju seperti Singapura. Di Negeri Singa tersebut, harga seliter bensin reguler meroket hingga mencapai Rp 48.316.

Kondisi ini memberikan gambaran bahwa meskipun penyesuaian harga di dalam negeri cukup dirasakan secara ekonomi oleh masyarakat, secara regional tarif energi di Indonesia masih jauh lebih terjangkau dibandingkan negara-negara dengan basis biaya hidup tinggi di ASEAN.

Baca Juga: Bukan Blokir NIK, Ini Penjelasan Pemkot Surabaya soal Ayah yang Menunggak Nafkah Anak

Editor : Hany Akasah
#pertamax #pertamax green #bbm #pertamina #asean