Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Penumpang Melonjak, Stasiun Gubeng Paling Padat, KAI Daop 8 Catat 3 Juta Lebih di Awal 2026

Rahmat Sudrajat • Selasa, 14 April 2026 | 18:49 WIB
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut peningkatan ini menjadi bukti kuat bahwa masyarakat semakin percaya pada kereta api sebagai moda transportasi utama.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut peningkatan ini menjadi bukti kuat bahwa masyarakat semakin percaya pada kereta api sebagai moda transportasi utama.

radarsurabayabisnis.id - Lonjakan penumpang kereta api di Surabaya terjadi secara signifikan di awal tahun 2026. PT Kereta Api Indonesia mencatat lebih dari 3 juta penumpang telah dilayani selama periode Januari hingga Maret.

Data dari PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya menunjukkan total penumpang mencapai 3.093.229 orang. Angka ini meningkat sekitar 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang hanya mencapai 2.675.973 penumpang.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut peningkatan ini menjadi bukti kuat bahwa masyarakat semakin percaya pada kereta api sebagai moda transportasi utama.

Dari total tersebut, sebanyak 1.534.152 penumpang tercatat berangkat dari wilayah Daop 8 Surabaya, sementara 1.559.077 lainnya merupakan penumpang yang datang.

Tren kenaikan terlihat jelas setiap bulan. Pada Januari, jumlah penumpang mencapai 1.013.788 orang, kemudian turun sedikit di Februari menjadi 853.863 orang, sebelum akhirnya melonjak tajam pada Maret hingga 1.225.578 penumpang.

Lonjakan pada Maret dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat, mulai dari perjalanan dinas, aktivitas pendidikan, hingga libur akhir pekan dan wisata.

Di tengah peningkatan ini, sejumlah stasiun besar menjadi titik tersibuk. Stasiun Surabaya Gubeng mencatat jumlah keberangkatan tertinggi dengan 459.413 penumpang, disusul Surabaya Pasarturi sebanyak 439.489 penumpang, serta Stasiun Malang dengan 250.771 penumpang.

Untuk kedatangan, Surabaya Gubeng kembali menjadi yang tertinggi dengan 469.844 penumpang, diikuti Pasarturi sebanyak 434.911 penumpang dan Malang dengan 262.633 penumpang.

Peningkatan jumlah penumpang ini tidak lepas dari upaya KAI dalam meningkatkan kualitas layanan, mulai dari ketepatan waktu hingga kenyamanan perjalanan.

Mahendro menegaskan bahwa KAI terus berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat dengan mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, dan inovasi layanan.

Dengan tren pertumbuhan yang terus meningkat, KAI Daop 8 Surabaya optimistis kereta api akan semakin menjadi pilihan utama masyarakat, sekaligus mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.

Editor : Hany Akasah
#kai #kai daop 8 surabaya #Pasar Turi Surabaya #stasiun gubeng