Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Tiket Pesawat Naik Drastis! Jakarta–Bali Kini Rp4 Juta, Wisata Terancam Sepi

Hany Akasah • Senin, 13 April 2026 | 17:46 WIB
Harga tiket pesawat domestik melonjak tajam setelah kenaikan harga avtur sejak 1 April 2026.
Harga tiket pesawat domestik melonjak tajam setelah kenaikan harga avtur sejak 1 April 2026.

radarsurabayabisnis.id - Harga tiket pesawat domestik di Indonesia melonjak tajam sejak awal April 2026, menyusul kenaikan signifikan harga avtur. Lonjakan ini membuat sejumlah rute favorit dari Jakarta kini jauh di atas harga normal.

Berdasarkan data Google Flights, tarif penerbangan mengalami kenaikan drastis di berbagai rute. Salah satu yang paling terasa adalah rute Jakarta–Surabaya yang kini menyentuh Rp2,4 hingga Rp2,5 juta, padahal sebelumnya berada di kisaran Rp1,65–2,15 juta.

Baca Juga: Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau

Kenaikan lebih tinggi terjadi pada rute Jakarta–Medan yang kini mencapai Rp3,5 hingga Rp4,6 juta. Sementara itu, rute favorit wisatawan, Jakarta–Bali, bahkan sudah tembus Rp3,6 hingga Rp4 juta, jauh dari harga normal Rp1,95–2,45 juta.

Tak hanya domestik, lonjakan juga merambah rute internasional jarak dekat. Tiket Jakarta–Singapura kini berada di kisaran Rp4–4,3 juta, meningkat tajam dari harga normal Rp1,75–2,65 juta.

Baca Juga: KPK Serahkan Aset Rampasan Rp 3,88 Miliar ke Kementerian PU untuk Proyek Jalan Tol

Dampak Kenaikan Avtur 72 Persen

Lonjakan harga tiket ini tak lepas dari kenaikan harga avtur PT Pertamina (Persero) yang mencapai 72,45 persen. Harga avtur naik dari Rp13.656 per liter pada Maret menjadi Rp23.551 per liter pada April 2026.

Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik RI Melonjak, Tembus 33 Ribu Unit di Kuartal I-2026

Maskapai penerbangan menyebut bahan bakar menjadi komponen terbesar dalam biaya operasional, dengan kontribusi sekitar 40 persen. Kondisi ini membuat penyesuaian harga tiket hampir tidak bisa dihindari.

Pemerintah Batasi Kenaikan, Tapi Harga Tetap Tinggi

Untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah sebenarnya telah menetapkan batas kenaikan tarif domestik sebesar 9–13 persen. Selain itu, pemerintah juga memberikan insentif berupa pembebasan bea masuk suku cadang pesawat.

Baca Juga: Fenomena Job Hugging, Ketika Pekerja Memilih Bertahan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Namun di lapangan, harga tiket tetap tinggi dan memicu kekhawatiran, terutama terhadap mobilitas masyarakat serta sektor pariwisata.

Pariwisata Terancam, Bali Paling Terdampak

Kenaikan harga tiket pesawat berpotensi menekan jumlah wisatawan, terutama ke destinasi populer seperti Bali. Jika kondisi ini terus berlanjut, industri pariwisata bisa ikut terdampak signifikan.

Editor : Hany Akasah
#tiket naik #tiket pesawat #avtur