Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Pengguna Mobil Listrik Meledak Saat Mudik Lebaran 2026, SPKLU PLN Diserbu hingga 4 Kali Lipat

Hany Akasah • Kamis, 2 April 2026 | 15:28 WIB
Untuk mendukung lonjakan pengguna mobil listrik, PLN bersama mitra menyiapkan 4.769 unit SPKLU di 3.097 titik di seluruh Indonesia.
Untuk mendukung lonjakan pengguna mobil listrik, PLN bersama mitra menyiapkan 4.769 unit SPKLU di 3.097 titik di seluruh Indonesia.

 

radarsurabayabisnis.id - Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PT PLN (Persero) melonjak tajam selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Lonjakan ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat Indonesia semakin percaya menggunakan mobil listrik untuk perjalanan jarak jauh.

Berdasarkan data PLN selama periode Siaga Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 1447 Hijriah, penggunaan SPKLU naik hingga 4,14 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Tekanan Global Dorong Kenaikan Harga Bensin, Berikut Perbandingan Harga BBM di ASEAN

Frekuensi pengisian daya kendaraan listrik pada 12–31 Maret 2026 tercatat mencapai 303.234 transaksi. Angka ini melonjak drastis dibandingkan 73.161 transaksi pada periode Lebaran 2025.

Tak hanya jumlah transaksi, konsumsi listrik kendaraan listrik juga ikut melonjak. Total konsumsi listrik selama periode tersebut mencapai 7,16 juta kilowatt hour (kWh), meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan 1,75 juta kWh pada tahun sebelumnya.

SPKLU PLN Jadi Buruan Pemudik Mobil Listrik

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengatakan lonjakan penggunaan SPKLU menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap mobil listrik terus meningkat.

Menurutnya, banyak pemudik kini merasa lebih aman dan nyaman menggunakan kendaraan listrik karena infrastruktur pengisian daya sudah semakin mudah ditemukan.

Baca Juga: Upaya Perkuat Ketahanan Energi, Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan

"Hal ini tidak lepas dari kesiapan infrastruktur dan layanan yang kami hadirkan secara optimal selama periode mudik," ujar Darmawan.

Kata kunci seperti “SPKLU PLN”, “mudik mobil listrik”, dan “pengisian mobil listrik saat Lebaran” menjadi sorotan karena tren kendaraan listrik di Indonesia terus tumbuh pesat sepanjang 2026.

PLN Tambah Ribuan SPKLU di Jalur Mudik

Untuk mendukung lonjakan pengguna mobil listrik, PLN bersama mitra menyiapkan 4.769 unit SPKLU di 3.097 titik di seluruh Indonesia.

Rata-rata jarak antar-SPKLU kini hanya sekitar 22 kilometer. Kondisi ini membuat pengemudi mobil listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya selama perjalanan.

Khusus di jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN menyediakan 1.681 unit SPKLU di 994 lokasi. Jumlah ini meningkat sekitar 70 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu.

Penambahan SPKLU paling banyak dilakukan di jalur yang menjadi favorit pemudik, terutama ruas tol utama dan rest area yang ramai dilalui kendaraan.

Fast Charging dan Ultra Fast Charging Bikin Isi Daya Lebih Cepat

PLN juga meningkatkan teknologi pengisian daya di sejumlah titik dengan tingkat penggunaan tinggi.

Sejumlah SPKLU yang sebelumnya hanya menggunakan pengisian standar kini telah ditingkatkan menjadi fast charging hingga ultra fast charging. Teknologi ini memungkinkan pengisian baterai mobil listrik berlangsung jauh lebih cepat.

Baca Juga: Sekarang Belanja di Korea Selatan Bisa Pakai QRIS, Tak Perlu Tukar Won

Peningkatan layanan ini menjadi salah satu alasan mengapa semakin banyak masyarakat memilih mobil listrik untuk mudik Lebaran 2026.

PLN Siagakan SPKLU Mobile di Titik Darurat

Selain memperbanyak SPKLU permanen, PLN juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile di titik-titik strategis, terutama di area keluar tol dan jalur padat pemudik.

SPKLU mobile tersebut disiapkan untuk mengantisipasi keadaan darurat, seperti kendaraan listrik yang kehabisan daya di tengah perjalanan.

Ribuan personel PLN juga diterjunkan selama periode RAFI 2026 untuk memastikan seluruh layanan pengisian daya berjalan lancar.

Tren Mobil Listrik Indonesia Makin Kuat

Lonjakan penggunaan SPKLU saat mudik Lebaran 2026 menjadi bukti bahwa mobil listrik semakin diterima masyarakat Indonesia.

Dengan infrastruktur yang terus bertambah, jarak antar-SPKLU yang semakin dekat, serta hadirnya teknologi fast charging, penggunaan kendaraan listrik diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

PLN memastikan akan terus memperkuat infrastruktur kendaraan listrik agar masyarakat semakin nyaman beralih ke energi bersih dan ramah lingkungan.

Editor : Hany Akasah
#mobillistrik #lebaran #pln #mudik