RADAR SURABAYA BISNIS – PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ) mengambil langkah tegas dalam menjaga kualitas layanan operasional selama periode mudik Lebaran 2026.
Merespons kendala teknis pada navigasi digital yang mengarahkan pengguna ke area persawahan, PT JMJ resmi menghapus rute alternatif menuju Gerbang Tol (GT) Purwomartani dari aplikasi peta daring.
Langkah ini diambil menyusul laporan adanya ratusan kendaraan pemudik yang terjebak di jalur sempit di kawasan Tirtomartani, Sleman.
Baca Juga: Investasi SDM Besar-besaran, Pemerintah Ajukan Anggaran Rekrutmen CPNS 2026 ke Kemenkeu
Secara bisnis dan operasional, langkah penghapusan rute ini merupakan upaya mitigasi risiko untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas (traffic management) serta menjamin keselamatan pengguna jalan.
Humas PT JMJ, Rachmat Jesiman, menjelaskan bahwa koordinasi dengan penyedia layanan peta digital seperti Google Maps telah dilakukan.
"Info dari teman-teman lapangan untuk jalur yang menuju Gerbang Purwomartani itu untuk Google Maps-nya sudah dihapus," ujar Rachmat saat ditemui di GT Purwomartani, Selasa (24/3) malam.
Peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM)
Selain intervensi pada sistem navigasi, PT JMJ juga memperkuat infrastruktur fisik di lapangan. Hal ini mencakup penambahan personel keamanan dan pemasangan rambu-ramu penunjuk jalan tambahan di sepanjang akses utama Jalan Yogya-Solo.
Upaya ini selaras dengan target zero accident yang dicanangkan perusahaan. Hingga H+3 Lebaran, PT JMJ mencatatkan nihil laporan kecelakaan di jalur fungsional Tol Yogyakarta-Solo, sebuah pencapaian krusial bagi citra perusahaan pengelola jalan tol dalam melayani lonjakan volume kendaraan.
Baca Juga: Penggunaan Pertamax Melonjak Hampir 95 Persen Saat Mudik, Ini Sebabnya
Keberadaan GT Purwomartani yang dibuka secara fungsional memang menjadi daya tarik tinggi bagi pemudik. Namun, ketergantungan pada algoritma navigasi digital sempat memicu kepadatan di jalur pemukiman warga yang tidak memiliki spesifikasi untuk menampung volume kendaraan besar.
Dengan normalisasi rute ini, PT JMJ berharap distribusi kendaraan kembali sesuai dengan jalur protokol yang telah disiapkan.
Baca Juga: Tiket Pesawat Bakal Naik? Kemenhub Buka Suara soal Usulan Maskapai, Ini Pertimbangannya
Editor : Hany Akasah