Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Di Tengah Perang Iran vs AS dan Israel, Ini Skenario Pemerintah Agar Haji 2026 Tetap Berangkat

Hany Akasah • Selasa, 24 Maret 2026 | 15:34 WIB
ILUSTRASI: Di tengah memanasnya konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, pemerintah memastikan pelaksanaan Haji 2026 tetap berjalan sesuai rencana.
ILUSTRASI: Di tengah memanasnya konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, pemerintah memastikan pelaksanaan Haji 2026 tetap berjalan sesuai rencana.

 

radarsurabayabisnis.id - Di tengah memanasnya konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, pemerintah memastikan pelaksanaan Haji 2026 tetap berjalan sesuai rencana. Kepastian ini menjadi perhatian publik, terutama calon jemaah yang khawatir terhadap dampak situasi geopolitik di Timur Tengah.

Baca Juga: Haji 2026 di Tengah Gejolak Geopolitik, Dana Triliunan Rupiah dan Nasib Industri Umrah-Haji Terancam

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji hampir mencapai 100 persen dan hingga saat ini belum ada perubahan jadwal keberangkatan.

“Alhamdulillah, persiapan haji sudah hampir 100 persen. Hingga Selasa (24/3) pagi tidak ada perubahan jadwal. Kita berharap sampai pemberangkatan 22 April mendatang tetap berjalan lancar,” ujarnya.

Persiapan Haji Hampir Rampung

Pemerintah memastikan seluruh kebutuhan utama jemaah telah disiapkan dengan matang. Mulai dari hotel, katering, hingga transportasi di Arab Saudi dipastikan siap digunakan. Selain itu, dukungan pendanaan juga dalam kondisi aman tanpa kendala.

Baca Juga: Ini Resiko Berangkat Umrah Ditengah Perang Iran, Ribuan Jemaah Jatim Masih di Tanah Suci

Kesiapan ini menjadi faktor penting agar pelaksanaan ibadah haji tetap berjalan optimal, meskipun di tengah situasi global yang tidak menentu.

Penerbangan dan Koordinasi Tetap Aman

Menanggapi isu penghentian penerbangan ke Arab Saudi, pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini penerbangan langsung (direct flight) masih tersedia dan tidak mengganggu rencana keberangkatan jemaah Indonesia.

Pemerintah juga terus menjalin komunikasi intensif dengan otoritas Arab Saudi. Hasil koordinasi tersebut menunjukkan bahwa belum ada perubahan kebijakan terkait pelaksanaan haji tahun 2026.

Baca Juga: Ekonomi Haji & Umrah Terguncang: Tensi Timur Tengah Paksa Pembatalan Penerbangan, 58 Ribu Jamaah RI Terdampak

“Kami terus berkomunikasi dengan pihak Arab Saudi, dan sampai saat ini tidak ada perubahan jadwal,” kata Irfan.

Baca Juga: Pertamina Siapkan Rute Alternatif Pengiriman BBM untuk Antisipasi Penutupan Selat Hormuz Imbas Perang Iran-Israel

Skenario Antisipasi Sudah Disiapkan

Meski kondisi global masih dinamis, pemerintah telah menyiapkan sejumlah skenario antisipasi jika terjadi perubahan situasi secara mendadak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jemaah tetap dapat berangkat dengan aman.

Selain itu, kuota jemaah lanjut usia (lansia) tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, yakni sekitar lima persen dari total kuota dan masih tersedia.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, pemerintah optimistis pelaksanaan Haji 2026 tetap berjalan lancar meski dibayangi konflik internasional.

Editor : Hany Akasah
#haji2026 #perang timur tengah meluas #haji