RADAR SURABAYA BISNIS – Lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di ruas Tol Gempol–Pasuruan mencatat angka signifikan. PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) melaporkan total 212.349 kendaraan melintas selama periode H-10 hingga H+2 Idulfitri 1447 H (11–22 Maret 2026).
Meski secara umum terjadi penurunan tipis 2,93 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 218.753 kendaraan, angka ini justru menunjukkan tren positif karena naik 6,22 persen dibanding Lebaran 2025 yang hanya mencapai 199.908 kendaraan.
Kondisi ini menandakan peningkatan mobilitas masyarakat pada momen Lebaran tahun ini, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Gerbang Tol Pasuruan Jadi Titik Terpadat
Dari seluruh gerbang tol, GT Pasuruan menjadi titik paling padat dengan total kendaraan keluar mencapai 49.478 unit dan kendaraan masuk 52.221 unit. Angka ini naik masing-masing 3,56 persen dan 3,47 persen dibanding kondisi normal.
Sementara itu, GT Bangil juga mencatat kenaikan arus kendaraan. Volume kendaraan keluar mencapai 20.119 unit (naik 5,72 persen), sedangkan kendaraan masuk tercatat 20.597 unit (naik 3 persen).
GT Rembang Justru Turun Tajam
Berbeda dengan gerbang lainnya, GT Rembang mengalami penurunan signifikan. Kendaraan keluar tercatat 15.049 unit atau turun 23,07 persen, sedangkan kendaraan masuk 14.800 unit atau turun 23,18 persen dibanding lalu lintas normal.
Baca Juga: Catat, Pemudik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik Lebaran pada Beberapa Tanggal Ini
GT Grati Variatif, Exit Naik Tapi Entrance Turun
Di sisi timur, GT Grati menunjukkan tren beragam. Kendaraan keluar naik 3,89 persen menjadi 16.677 unit. Namun, kendaraan masuk justru turun cukup dalam sebesar 11,99 persen menjadi 23.408 unit.
Jasa Marga Imbau Pemudik Waspada
PT Jasamarga Gempol Pasuruan mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan prima, kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik, serta beristirahat jika mengalami kelelahan.
Momentum arus Lebaran ini menjadi indikator penting meningkatnya mobilitas masyarakat, sekaligus menjadi perhatian bagi pengelola jalan tol dalam menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas. (han)
Editor : Hany Akasah