radarsurabayabisnis.id - Program diskon 30 persen kereta api Lebaran 2026 dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjadi peluang emas bagi masyarakat yang ingin mudik hemat, aman, dan nyaman. Hingga akhir Februari 2026, puluhan ribu kursi KA Ekonomi Komersial dengan tarif potongan harga masih tersedia.
Baca Juga: Pulang Kampung Tanpa Biaya? Pendaftaran Mudik Gratis Radar Surabaya 2026 Langsung Diserbu Warga
Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengimbau masyarakat agar segera memanfaatkan program ini sebelum kuota habis, terutama menjelang puncak arus mudik.
“Dengan perencanaan perjalanan lebih awal, pelanggan dapat menikmati perjalanan yang hemat, aman, dan nyaman bersama kereta api,” ujar Kuswardojo.
Baca Juga: Awas Macet! KAI Mulai Perbaiki 3 Perlintasan Kereta di Jemursari, Jagir dan Margorejo, Ini Jadwalnya
Kuota Diskon 30 Persen Kereta Api Lebaran Masih 50 Persen Lebih
Berdasarkan data per Rabu, 25 Februari 2026, total kapasitas tempat duduk (TD) diskon 30 persen KA Ekonomi Komersial di wilayah KAI Daop 2 Bandung mencapai 85.632 kursi.
Baca Juga: 3 Penumpang Mobil Tewas Ditabrak KA Pandalungan Relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir
Dari jumlah tersebut:
-
40.615 tiket sudah terjual
-
Tingkat okupansi mencapai 47,4 persen
-
Artinya, masih tersedia lebih dari 45 ribu kursi diskon yang bisa dipesan
Tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi favorit saat musim mudik Lebaran.
Baca Juga: Rumahkan Ratusan Tenaga Kerja, PT KAS Akui Kebutuhan Produksi di Pasar Menurun
Antusiasme Tinggi, Tiket Berpotensi Cepat Habis
KAI mengingatkan bahwa penjualan tiket akan terus meningkat mendekati puncak arus mudik Lebaran 2026. Dengan kuota terbatas, masyarakat disarankan segera memesan tiket agar tidak kehabisan.
Program diskon 30 persen kereta api Lebaran ini berlaku untuk KA Ekonomi Komersial jarak jauh, memberikan solusi perjalanan yang lebih terjangkau tanpa mengurangi kenyamanan dan keamanan.
Bagi calon penumpang yang ingin mudik hemat tahun ini, momen diskon ini bisa menjadi kesempatan terbaik sebelum kursi terisi penuh.
Editor : Hany Akasah