Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

PLN Tambah 1.432 SPKLU di Tahun 2025

Nofilawati Anisa • Senin, 9 Februari 2026 | 14:52 WIB
ISI DAYA LISTRIK: PLN terus menambah jumlah SPKLU. Di sepanjang tahun 2025 terdapat penambahan sebanyak 1.432 unit SPKLU.
ISI DAYA LISTRIK: PLN terus menambah jumlah SPKLU. Di sepanjang tahun 2025 terdapat penambahan sebanyak 1.432 unit SPKLU.

RADAR SURABAYA BISNIS – Sepanjang tahun 2025 PLN mengoperasikan 4.655 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), sebagai tempat pengisian daya bagi kendaraan listrik (EV).

Jumlah SPKLU tersebut meningkat sekitar 44 persen atau sebanyak 1.432 unit dibandingkan 2024 yang mencapai 3.223 unit.

Pertumbuhan jumlah SPKLU dibarengi dengan sebaran lokasi yang semakin luas. Pada 2025, jangkauan SPKLU tercatat telah beroperasi di 3.007 titik lokasi. Ada penambahan 815 lokasi.

Capaian itu naik signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.192 lokasi.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, peningkatan jumlah SPKLU ini merupakan komitmen perseroan dalam mempercepat ekosistem EV di Tanah Air.

Selaras dengan agenda transisi energi dalam menekan emisi karbon di sektor transportasi.

"Dengan ketersediaan SPKLU yang semakin masif dan merata, kami ingin memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik," ujar Darmawan, Senin (9/2/2026).

Sementara Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto menyampaikan, upaya pemutakhiran teknologi pada SPKLU, juga terus dilakukan.

Tercatat, saat ini telah tersedia 633 unit Ultra Fast Charging, 482 unit Fast Charging, 2.681 unit Medium Charging, serta 859 unit Standard Charging.

"Kami tidak hanya fokus di kuantitas, tapi juga kualitas layanan. Hadirnya teknologi pengisian daya yang lebih cepat diharapkan dapat mengurangi range anxiety para pengguna EV," imbuh Adi.

Di sisi lain, minat masyarakat terhadap layanan Home Charging Services (HCS) PLN juga melonjak tajam.

Hingga akhir 2025, tercatat 70.250 pelanggan telah menggunakan layanan HCS.

Capaian itu meningkat pesat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 32.215 pelanggan.

Pertumbuhan HCS ini didorong oleh berbagai program stimulus yang ditawarkan PLN, seperti promo diskon 50 persen untuk biaya pasang baru maupun tambah day.

Serta diskon tarif tenaga listrik sebesar 30 persen bagi pengisian daya pada pukul 22.00–05.00 WIB, yang berlaku sejak 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.

Selain memperkuat infrastruktur fisik, PLN juga mengoptimalkan layanan digital Electric Vehicle Digital Services (EVDS) pada aplikasi PLN Mobile sebagai pendukung operasional pengguna.

"Seiring dengan ekosistem EV yang terus bertumbuh, kami akan terus meningkatkan kesiapan layanan pengisian kendaraan listrik melalui penguatan infrastruktur di berbagai wilayah dan layanan digital yang semakin solid," tutur Adi. (nis/opi)

SPKLU PLN Terus Bertambah

*Jumlah:
1. Di 2025 operasikan 4.655 SPKLU
2. Naik 44 persen dari 2024
3. Di 2024 operasikan 3.223 unit
4. Ada penambahan 1.432 unit

*Jangkauan:
1. Di 2025 jangkauan di 3.007 lokasi
2. Di 2024 jangkauan di 2.192 lokasi
3. Ada penambahan 815 lokasi

*Jumlah charging di 2025:
1. Ada 633 unit Ultra Fast Charging
2. Ada 482 unit Fast Charging
3. Ada 2.681 unit Medium Charging
4. Ada 859 unit Standard Charging

*Pelanggan Home Charging Sservice:
1. Tahun 2025 tercatat 70.250 pelanggan
2. Tahun 2024 tercatat 32.215 pelanggan

Sumber: Diolah

 

Editor : Nofilawati Anisa
#darmawan prasodjo #Tempat Pengisian Daya #pln #Lokasi SPKLU #spklu #kendaraan listrik