Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Siap-Siap Mudik Hemat! Tiket Pesawat, Kereta, hingga Tol Bakal Diskon di Lebaran 2026

Hany Akasah • Jumat, 30 Januari 2026 | 11:31 WIB
FAVORIT: Kereta api menjadi salah satu alat transprtasi paling laris selama angkutan lebaran.
FAVORIT: Kereta api menjadi salah satu alat transprtasi paling laris selama angkutan lebaran.

RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah Indonesia resmi menyiapkan anggaran jumbo sebesar Rp13 triliun untuk mendukung daya beli masyarakat menjelang periode Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026. 

Paket kebijakan stimulus fiskal ini mencakup diskon tarif transportasi hingga penebalan bantuan sosial (bansos).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran.

"Untuk menjelang Lebaran nanti, beberapa program telah dipersiapkan, termasuk diskon transportasi baik itu pesawat, kereta api, angkutan laut, darat, hingga jalan tol," ujar Airlangga saat ditemui di kantornya, Kamis (29/1/2026).

Selain sektor transportasi, pemerintah memberikan perhatian khusus pada stabilitas harga pangan. 

Airlangga memastikan bahwa bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng curah kemasan (Minyakita) akan kembali disalurkan.

Menurutnya, skema dan besaran insentif tahun ini diperkirakan akan lebih besar dibandingkan periode sebelumnya. 

Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat lapisan bawah tetap memiliki daya beli yang kuat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok menjelang hari raya.

"Tarif-tarif diskon ada, terus bansos ada, bansos beras maupun Minyakita. Seperti sebelumnya, tetapi mungkin jumlahnya akan lebih banyak dan akan lebih besar. Kisarannya Rp13 triliun," tambah Airlangga.

Kebijakan ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan program serupa pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Berdasarkan data Kemenko Perekonomian, realisasi penggunaan moda transportasi pada masa Nataru lalu melampaui target.

Pada masa nataru, moda kereta api mendapatkan diskon 30% untuk kelas ekonomi komersial berhasil menarik 1,7 juta penumpang (112,6% dari target).

Di sektor penerbangan, insentif PPN DTP dan diskon fuel surcharge menurunkan harga tiket 13-14%, dengan realisasi 3,7 juta penumpang. Serta transportasi laut yang mendapatkan diskon tarif 20% bagi penumpang PT PELNI mencapai realisasi 406 ribu orang.

Airlangga menekankan bahwa detail teknis mengenai besaran diskon dan mekanisme penyaluran bansos akan diumumkan secara bertahap. 

Hal ini disesuaikan dengan kesiapan masing-masing kementerian dan lembaga terkait di setiap sektor.

Pemerintah berharap dengan adanya stimulus Rp13 triliun ini, perputaran ekonomi selama bulan suci Ramadan dapat meningkat secara signifikan, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

Editor : Hany Akasah
#pesawat #lebaran 2026 #diskon lebaran #kereta api #bansos #insentif lebaran #kapal